Awas Penipuan, Call Center DJP Disalahgunakan

Aa pihak yang tidak bertanggung jawab meminta informasi kepada masyarakat berupa data Nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Identitas lain.

Awas Penipuan, Call Center DJP Disalahgunakan
HANDOVER
Ilustrasi penipuan via telepon (passobis) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kantor Wilayah (Kanwil) Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara (Sulselbartra) menemukan aksi kejahatan berupa penipuan yang mengatasnamakan call center DJP.

Dalam rilis resmi DJP melalui Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat, Hestu Yoga Saksama, Sabtu (22/9/2018) menuturkan, ada pihak yang tidak bertanggung jawab meminta informasi kepada masyarakat berupa data Nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Identitas lain.

"Bersama ini, Ditjen Pajak menyampaikan penegasan sebagai berikut. Pertama DJP tidak melakukan permintaan informasi Nomor Kartu Tanda Penduduk dan identitas lain kepada masyarakat melalui call center pajak," katanya.

Baca: Tingkat Kesadaran Wajib Pajak Rendah, DJP Sulselbatra Sasar Pelaku UMKM

Kedua, DJP memiliki saluran komunikasi berupa contact center di nomor (021) 1500200, yang biasa disebut Kring Pajak. Contact Center ini memberikan atau menyampaikan informasi dan
program serta layanan perpajakan kepada masyarakat.

Dan ketiga, DJP mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap berbagai upaya penipuan yang mengatas namakan Ditjen Pajak.

Apabila mendapatkan pertanyaan terkait perbaikan data
Wajib Pajak, diharapkan untuk segera menghubungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) setempat.

"Demikian penegasan ini kami sampaikan, semoga memberikan kejelasan bagi seluruh masyarakat," katanya.(*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved