Bentuk TP2D, PBHI: Prof Andalan Tidak Siap Kelola Sulsel

Prof Andalan adalah tagline pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman pada Pilgub Sulsel 2018. Prof Andalan terpilih setelah menang

Bentuk TP2D, PBHI: Prof Andalan Tidak Siap Kelola Sulsel
handover
Pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) dilantik Presiden RI Joko Widodo, Rabu (5/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Divisi (Kadiv) Kampanye dan Perluasan Jaringan PBHI Wilayah Sulsel, Mualimunsyah, menilai pembentukan tim percepatan pembangunan daerah (TP2D) Pemprov Sulsel membuktikan Prof Andalan tidal cukup siap mengelola Sulsel.

Prof Andalan adalah tagline pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman pada Pilgub Sulsel 2018. Prof Andalan terpilih setelah menang telak dari tiga rivalnya.

"Ini salah satu bukti kalau Prof Andalan tidak cukup siap mengelola provinsi ini. Pembentukan tim itu menunjukkan pemprov lempar batu sembunyi tangan," kata Mualimumsyah, Kamis (20/9/2018).

Menurut Mualimumsyah, susunan Tim TP2D Pemprov Sulsel mengesankan pula jika pemerintahan Prof Andalan boros anggaran. Sebab kinerja mereka dibiayai oleh pemerintah.

"Tim yang dibentuk itu berpotensi menjadikan SKPD tak terkonsolidasi dengan baik. Track record personal tim itu secara umum asing bagi publik. Keahlian keilmuannya juga belum semua dimegerti publik," tegas Mualimumsyah.

Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved