Harga Cengkeh Basah di Bulukumba Naik, Pengaruh Dollar?

Harga cengkeh basah di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengalami kenaikan harga

Harga Cengkeh Basah di Bulukumba Naik, Pengaruh Dollar?
HANDOVER
pengusaha cengkeh di Bulukumba, Amril. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisadi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Harga cengkeh basah di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengalami kenaikan harga hingga Rp 2.500 perkilogramnya.

Jika sebelumnya hanya berkisar Rp 25.500-26.000 perkilogram, saat ini cengkeh basah dijual hingga Rp 28.500.

"Harga sekarang, cengkeh basah Rp 28.250 kalau diambil dari petani sedangkan pengumpul jual ke pedagang Rp 28.500," ujar salah satu pengusaha cengkeh di Bulukumba, Amril.

Namun saat dikonfirmasi keterkaitan kenaikan harga cengkeh basah dengan menguatnya Dollar saat ini, Amril mengaku tak tahu menahu.

Yang ia tahu, harga cengkeh saat ini memang tidak stabil, kadang naik dan juga kadang turun, namun perubahannya tidaklah signifikan.

Jika cengkehnya memiliki kadar air yang bagus dan abu yang sedikit, serta kebersihan yang baik, biasanya pengusaha muda ini menjual cengkehnya ke Makassar, Sulawesi Selatan.

"Tapi kalau kualitasnya tidak begitu bagus, bisanya di jual asal-asalan saja. Tapi Alhamdulillah kebanyakan kita kirim ke Makassar," tambahnya.

Untuk harga cengkeh kering di Bulukumba, masih dikisaran Rp 85.000-86.000. Menurut Amril, harga tersebut tergolong rendah namun masih dibatas normal. (*)

_____________
Harga cengkeh basah di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengalami kenaikan harga hingga Rp 2.500 perkilogramnya.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved