Breaking News:

Akui Dirinya Keturunan Bugis, inilah Silsilah Keluarga Sandiaga Uno di Gorontalo

Beredar sebuah video pengakuan calon wakil presiden Sandiaga Uno terkait berita dirinya memiliki keturunan Bugis,

Sandiaga Uno dan istrinya Nur Asia 

TRIBUN-TIMUR.COM - Beredar sebuah video pengakuan calon wakil presiden Sandiaga Uno terkait berita dirinya memiliki keturunan Bugis, salah satu suku terbesar di Sulawesi Selatan.

Hal ini dia sampaikan dalam video singkat yang terkirim ke Grup WhatsApp Indeks Politika, Minggu (12/8/2018).

 

Sandi menjelaskan, punya darah Bugis dari perkampungan Bugis di Sulsel.

"Saya sampaikan pak John Ario Katili memang betul adalah om saya. Selain paman, dia juga ipar," katanya.

Sandi dirinya memiliki keturunan bugis dari ayahnya.

"Kita memang ada darah bugis dari kampung Bugis GorontaloKalau diurut dari atas memang ada darah bugis," kata Sandiaga dalam video tersebut.

Di akhir video itu Sandiaga memberi salam untuk warga Sulawesi Selatan. "Ewako," kata Sandi sambil mengepalkan tangganya.

Sebelumnya disebutkan jika Sandi memiliki leluhur dari masyarakat kampung Bugis di Gorontalo bernama Lasimpala (Tenrisumpala), Passompe (pelayar) asal Bugis yang membuka Kampung Bugis di Gorontalo.

Dilansir dari Kompas.com, Sandiaga Uno dikenal sebagai putra kedua Razif Halik Uno dan Rachmini Rahman (Mien Uno).

Sandiaga Uno adalah cucu Abdul Uno, seorang pegawai kehutanan pada masa kolonial yang pernah menerbitkan jurnal Ponoewa pada masa pemerintahan kolonial Belanda.

Keluarga Uno dikenal di Gorontalo Utara.

Leluhurnya yang adalah marsaoleh (pemimpin onderdistrik) Kwandang yang bernama Alexander (Sander) Uno. Bersama pemimpin Limboto, Gorontalo dan Suwawa, mereka membuat jalan puluhan kilometer yang menghubungkan Kwandang hingga Limboto pada awal abad XX.

“Salah satu leluhur keluarga Uno berjuluk Ta lo Kabulu, artinya orang yang doanya selalu dikabulkan. Bahkan ada syair tentang orang ini,” kata AW Lihu, Baate lo Limutu lo Lo’opo, pemangku adat Limboto yang juga Maestro Sastra Lisan Indonesia.

Menurut Barry Bachrum Uno, paman Sandiaga Uno, Ta lo Kabulu adalah Hulupango Moputi,  mertua dari Alexander Uno.

Salah satu cerita tentang makbulnya doa Ta lo Kabulu ini adalah mudahnya proses pencarian emas di daerah Sumalata oleh perusahaan besar pada masa itu.

Saking hebatnya kemampuan spiritualnya sehingga orang lebih mengenal julukannya dibandingkan nama aslinya.

Nenek dari garis ayah, Intan Ruaida Monoarfa, adalah anak dari Rais Monoarfa, Jogugu  (kepala distrik) Gorontalo.

Dari keluarga Monoarfa ini garis darah Sandiaga Uno dapat ditelusuri hingga ke raja-raja yang yang pernah memerintah Kerajaan Gorontalo.

Makam raja dan pembesar kerajaan Gorontalo dapat dilihat di komplek pemakaman masjid Baiturrahim Kota Gorontalo.

Meski makam raja, Oleh Pemerintah Kota gorontalo kawasan ini tidak diurus dengan baik. Rumput tumbuh liar dan sebagian dijadikan jemuran baju oleh warga sekitar.

“Sebagai keturunan raja Gorontalo, mereka memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang baik. Hal ini dimanfaatkan untuk mengabdi di Gorontalo, bahkan di luar daerah,” kata Melky Amu, yang juga seorang guru.

Bagi warga Gorontalo, Sandiaga melengkapi banyak tokoh Gorontalo yang mengabdi di luar tanah leluhurnya, seperti mantan Presiden BJ Habibie atau tokoh sastra Indonesia HB Jassin.


Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved