Pemilu 2019
Caleg Incumbent di Luwu Utara Rawan Tumbang
Calon anggota legislatif yang berstatus petahana atau incumbent pada Pileg 2019 di Kabupaten Luwu Utara rawan tumbang.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi
TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Calon anggota legislatif yang berstatus petahana atau incumbent pada Pileg 2019 di Kabupaten Luwu Utara rawan tumbang.
Anggapan itu sudah terbukti, dari tiga kali Pileg sebelumnya, 2004, 2009, dan 2014, incumbent yang bertahan hanya berkisar di angka 50 persen.
Bahkan, pada Pileg 2014 lalu, hanya 15 atau 42,8 persen anggota DPRD Luwu Utara yang kembali terpilih dari total 35 kursi.
Baca: Guris, Anggota DPRD Luwu Utara Pilih Maccaleg di Luwu Timur
Baca: Tiga Perusahaan Bakal Bangun PLTM di Rongkong Luwu Utara
Mereka adalah Mahfud Yunus, Karemuddin, Pilosopis, Basir, Edy Sudarto, Guris, Sudirman Salomba, Amir Makhmud, Andi Sukma, Yamsir, Muis, M Ibrahim, Edwin Patundungi, Paradenga, dan Jabir Budala.
Belakangan jumlah incumbent bertamah satu usai Paulus Paliono mengganti M Thahar Rum yang maju sebagai calon wakil bupati pada Pilkada 2015.
Persentase keterpilihan incumbent yang hanya sekitar 50 persen pada hajatan Pileg di Luwu Utara dibenerkan politisi senior Edy Sudarto.
"Memang sudah begitu, dari tiga periode sejak 2004, keterpilihan incumbent selalunya hanya sekitar 50 persen," kata Edy Sudarto yang sudah tiga periode duduk di DPRD Luwu Utara, Selasa (7/8/2018).
Informasi yang dihimpun TribunLutra.com siang tadi, semua anggota DPRD Luwu Utara kembali berniat macaleg.
Ada dua yang naik kelas ke DPRD Sulsel dan satu ke kabupaten lain.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dprd-lutra_20180807_164217.jpg)