Proses Imunisasi MR di Pinrang Berjalan Lancar

Meski dianggap ada bahan yang tidak halal, namun itu masih diteliti kebenarannya.

Penulis: Hery Syahrullah | Editor: Hasriyani Latif
hery syahrullah/tribunpinrang.com
Kepala Dinas Kesehatan Pinrang, Dhya Puspita Dewi 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, WATANG SAWITTO - Proses realisasi imunisasi campak dan rubella (MR) di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, berjalan lancar dan tanpa penolakan dari pihak sekolah.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Pinrang Dhya Puspita Dewi saat dikonfirmasi TribunPinrang.com, Jumat (3/8/2018).

"Sejauh ini belum ada hambatan dan tak ada penolakan," ujarnya. Dewi menyebutkan, jauh hari pihaknya telah lebih dahulu melakukan sosialisasi dan kerja sama pihak terkait sebelum imunisasi MR dilakukan.

"Termasuk kerja sama dengan Kemenag untuk diinformasikan lewat khutbah jumat dan Dikbud untuk pelaksanaannya di sekolah," jelasnya.

Ditanya soal informasi yang beredar terkait keharaman imunisasi MR, Dewi pun menjabarkan rentetan manfaat yang bisa dihasilkan dari imunisasi tersebut.

Baca: Bupati Bulukumba Ajak Seluruh Masyarakat Sosialisasikan Imunisasi MR

Baca: Sejumlah Orangtua di Bantaeng Tolak Anaknya Diimunisasi MR

"Imunisasi vaksinasi MR manfaatnya lebih banyak. Di antaranya adalah untuk mencegah anak lahir dengan cacat bawaan (buta, tuli, keterbelakangan mental, dll) dari ibu hamil yang tertular campak rubella," jelasnya.

Sampai hari ini, vaksin itu sudah tersaring bahannya. Meski dianggap ada bahan yang tidak halal, namun itu masih diteliti kebenarannya.

"Dan menurut para ahli, tetap ada kesepakatan berdasarkan manfaatnya," tambahnya.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved