Ada Menolak Diimunisasi MR, Kadis Kesehatan: Kami Akan Lakukan Pendekatan Persuasif
Andi Ihsan mengaku tetap bakal memberikan pelayanan secara professional kepada masyarakat.
Penulis: Edi Hermawan | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan
TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Sejumlah orang tua murid di Bantaeng menolak untuk diberikan vaksin Imunisasi Measles (Campak) dan Rubella (MR).
Ada dua alasan mereka yaitu mendapat informasi bahwa anak yang telah divaksin mengalami sakit, serta vaksin MR belum berlabel MUI.
Menyikapi hal itu, Kadis Kesehatan Bantaeng, Andi Ihsan mengaku tetap bakal memberikan pelayanan secara professional kepada masyarakat.
"Kami akan tetap memberi pelayanan kepada masyarakat yang mau anaknya divaksin, tetapi yang tidak mau akan kami lakukan pendekatan persuasif," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Jumat (3/8/2018).
Baca: Proses Imunisasi MR di Pinrang Berjalan Lancar
Baca: Bupati Bulukumba Ajak Seluruh Masyarakat Sosialisasikan Imunisasi MR
Upaya persuasif dimaksud menurutnya dengan memberikan pemahaman terkait pentingnya imunisasi MR tersebut. Tetapi tidak akan memaksakan.
Sementara itu, Kabid P2P Dinkes Bantaeng, Arman menjelaskan bahwa salah satu sekolah meminta untuk pemberian imunisasi dijadwalkan ulang.
Sembari menunggu informasi terbaru dari MUI yang sedang berkoordinasi dengan Kemenkes terkait Vaksin MR tersebut.
"Karena pelaksanaan kampanye MR masih panjang yakni hingga akhir September 2018, maka kita hargai permintaan pihak sekolah tersebut. Kegiatan tetap kami lanjutkan kepada sasaran yang lain untuk mencapai target yang diharapkan sebesar 95 persen," tuturnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ihsan_20180525_214121.jpg)