Bantu Korban Gempa di NTB, PPPA Daarul Qur’an Makassar Turunkan Tim Medis
Tim ini terdiri dari satu dokter dan dua perawat dan akan menyusuri desa-desa, menyambangi pasien yang tak bisa datang ke posko kesehatan.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PPPA Daarul Quran Makassar, Sulawesi Selatan menurunkan tim medis ke lokasi gempa yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Tim ini terdiri dari satu dokter dan dua perawat dan akan menyusuri desa-desa, menyambangi pasien yang tak bisa datang ke posko kesehatan.
"Tim medis yang saat ini, Selasa (31/7) tengah membuka layanan kesehatan setelah sampai pada dini hari," kata Ketua Tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an Jahidin dalam rilsnya.
Tak hanya itu, PPPA Daarul Quran juga menyuplai sejumlah keperluan logistik yang dibutuhkan para korban terdampak bencana.
Mereka juga membangun Dapur umum untuk kesediaan makanan bagi 76 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 250 jiwa di Desa Obel Obel, Lombok Timur yang menjadi korban.
Selain dapur umum dan posko kesehatan, tim SIGAB PPPA Daarul Qur’an memberikan layanan trauma healing kepada para korban khususnya anak-anak.
"Mengingat, mereka pasti mengalami trauma setelah rumah-rumah mereka hancur akibat gempa," sebutnya.
Jahidin mengatakan, saat ini masih ada kebutuhan yang sangat mendesak seperti pakaian, selimut, air bersih dan makanan tambahan untuk balita.
Para korban kini tinggal di posko-posko darurat setelah rumah mereka rata dengan tanah. “Kami akan terus mensuplai keperluan yang dibutuhkan para korban,” ucapnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/gempa-lombok_20180729_151506.jpg)