Puncak Gerhana Bulan Merah 28 Juli Pukul 04.22 WITA

Puncak gerhana terjadi pada pukul 03:22 WIB dengan durasi totalitas (yakni saat Bulan sepenuhnya tertutupi umbra) selama 1 jam 43 menit,

Editor: Ridwan Putra
wikipedia
ilustrasi grafis gerhana bulan 

FENOMENA gerhana bulan total akan muncul di langit Indonesia pada Sabtu tanggal 28 Juli nanti. Gerhana bulan total ini merupakan kali kedua pada tahun ini.

Sebelumnya, super blue blood moon juga terjadi pada akhir bulan Januari 2018.

Lalu, kapan dan dimana kita bisa menikmati fenomena alam ini? Di wilayah waktu Indonesia bagian tengah (WITA), awal gerhana akan terjadi pada pukul 01.15 WITA.

Sedangkan yang berada di wilayah waktu bagian barat (WIB) akan menjumpai penampakan gerhana bulan ini beberapa menit setelah pergantian tanggal dari 27 Juli ke 28 Juli dengan ditandai kontak awal penumbra.

"Gerhana mulai kasat mata (terlihat) pada pukul 01:24 WIB yakni pada saat bayangan inti (umbra) tepat mulai bersentuhan dengan cakram Bulan.

Puncak gerhana terjadi pada pukul 03:22 WIB dengan durasi totalitas (yakni saat Bulan sepenuhnya tertutupi umbra) selama 1 jam 43 menit," kata seorang astronom amatir, Marufin Sudibyo, dikutip dari Kompas.com, belum lama ini.

Dengan demikian maka penduduk Indonesia yang berada di wilayah waktu Indonesia bagian tengah (WITA) bisa menjumpai puncak gerhana bulan pukul 04.22 WITA karena adanya perbedaan selisih waktu satu jam dengan waktu Indonesia bagian barat (WIB).

Nah, untuk menyaksikannya, Marufin mengatakan bahwa gerhana bulan ini bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia.

Baca: 6 Tips Motret Gerhana Bulan 28 Juli 2018 Pakai Ponsel

Menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Negara (LAPAN), ada beberapa keistimewaan gerhana bulan di tanggal 28 Juli 2018 ini dibanding dengan yang pernah terjadi sebelumnya.

Penampakan Planet Mars
GERHANA bulan total kali ini akan meyebabkan bulan tampak berwarna merah. Karena itulah bulan disebut Blood Moon alias bulan darah.

Selain itu, kita juga bisa melihat fenomena lain yaitu planet mars yang juga muncul saat gerhana terjadi.

"Bulannya tampak merah, Mars juga ada tampak terang kecil tapi jelas sekali warnanya merah,” kata peneliti LAPAN, Rhorom Priyatikanto dikutip dari TribunJogja.com. Jadi, jangan sampai ketinggalan fenomena alam yang indah ini.(*)

Sumber: Grid.ID
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved