Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ketik 'Idiot' di Google, Kok Bisa Foto Presiden Donald Trump yang Muncul?

Entah kebetulan atau memang ada sistem yang salah, kata Idiot saat ini tengah masuk dalam jajaran kata populer di Google Trend.

Editor: Rasni
Ketiga 'Idiot' di Google, muncul wajah Presiden AS Donald Trump 

TRIBUN-TIMUR.COM - Entah kebetulan atau memang ada sistem yang salah, kata Idiot saat ini tengah masuk dalam jajaran kata populer di Google Trend.

Coba saja tuliskan kata Idiot di mesin pencari itu, hasilnya adalah gambar atau foto-foto Presiden AS Donald Trump, kenapa bisa demikian?

Seperti yang dilansir dari www.express.co.uk, Jumat (20/7/2018), fenomena Idiot bermula protes hampir setengah juta aktivitas yang memprotes kunjungan Donald Trump ke Inggris pada awal Juli 2018.

Para pengkritiknya mengambil perlawanan ke Reddit dan Google untuk mendiskreditkannya lebih lanjut dengan memanipulasi algoritma pencarian di google, kata idiot digunakan.

Jadi ketika kata 'Idiot' dicari di Google Images, gambar Donald Trump menempati urutan teratas daftar.

Aktivis dianggap telah mencapai ini melalui kampanye memanipulasi algoritma Google melalui ‘up voting’ suatu pos yang berisi foto dirinya dan kata idiot di forum global Reddit.

Moderator Forum menyematkan pos ke bagian atas forum untuk mendorong orang lain untuk meningkatkannya, dan gelombang upvote mendorong utas ke halaman depan Reddit.

Gaya Reddit itu sendiri sebagai "Halaman depan Internet", menyebabkannya melompat ke baris atas gambar Google.

Baca: KPK OTT Kepala Lapas Sukamiskin, Siapa Napi Korupsi yang Beri Suap?

Baca: Pj Gubernur Sulsel Undang Presiden Jokowi ke Toraja

Baca: Polisi Amankan Pelaku Pencuri Kuota Internet di Kawasan Bandara Hasanuddin

Asosiasi online telah berkembang lebih dalam berkat aktivis mengubah kriteria pencarian, dengan praktik yang biasa disebut sebagai "gamed".

Diperkirakan serangan terhadap presiden kontroversial tersebut membantu menciptakan konsensus yang mendorong aktivis online dan di media sosial.

Algoritme Google sebelumnya telah dituduh dibentuk dari opini bias dan sering digambarkan sebagai rentan terhadap manipulasi.

Para pengunjuk rasa di Inggris menggunakan hit oleh band AS Green Day, yang diberi judul American Idiot, sebagai lagu resmi untuk demonstrasi mereka, yang menduduki daftar terlaris Amazon sebelum kunjungan Trump.

Sembilan dari sepuluh hasil pertama di Gambar Google untuk istilah penelusuran "idiot" adalah atau terkait dengan Presiden Trump.

Namun tetap saja, Google telah menolak untuk bermain tuhan ketika datang ke algoritma mereka dan menegaskan perusahaan tidak mengganggu tren yang sedang dicari.

“Peringkat situs dalam hasil pencarian Google sangat bergantung pada algoritme komputer menggunakan ribuan faktor untuk menghitung relevansi halaman dengan kueri yang diberikan,” tulis Google.

Baca: Dini Hari, Personel Polsek Batang Jeneponto Patroli Minimarket dan Bank, Ini Tujuannya

Baca: Punya 9 Istri, Kenapa Soekarno Minta Dikubur dengan Wanita Ini?

Baca: Hari Ini, Listrik Padam di Moncongloe dan Mandai Maros, Ini Penyebabnya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved