Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Liga 1 2018

Kenapa Laga Bali United versus PSM Dijuluki The Dutchman Duel

PSM dan Bali United sama-sama andalkan pemain asal Belanda (Dutchman). Kini Laskar Pinisi di posisi II, Bali United di posisi ke-13 klasemen.

Penulis: Alfian | Editor: Anita Kusuma Wardana
HANDOVER
Latihan tim PSM Makassar di Lapangan Banteng, Seminyak Denpasar Bali, Senin sore (9/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Bali United bakal menjamu tim favorit juara, PSM Makassar pada pekan ke-16, Rabu (11/7/2018) besok, di Stadion I Wayan Dipta.

Selain faktor klasemen, yang akan membuat laga ini semakin menarik yakni duel para pemain bintang kedua kesebelasan yang berwarga negara Belanda (Dutchman).

Apalagi PSM maupun Bali United dihuni pemain-pemain asal Belanda yang menjadi pemain vital di masing-masing klub.

Latihan tim PSM Makassar di Lapangan Banteng, Seminyak Denpasar Bali, Senin sore (9/7/2018).
Latihan tim PSM Makassar di Lapangan Banteng, Seminyak Denpasar Bali, Senin sore (9/7/2018). (HANDOVER)

Dua pemain ber-paspor Belanda, kerap dijuluki The Dutchman.

Istilah ini merujuk cerita pelaut klasik dan misteri perahu setan Belanda, The Flying Dutchman, atau De Vliegende Hollander.

Laga lanjutan Liga 1 Indonesia ini diprediksi bakal berlangsung sengit.

Pasalnya kedua tim menargetkan poin penuh. 

PSM akan mengamankan posisi. Sedangkan Bali United berjuang memperbaiki posisi masing-masing di klasemen sementara.

Bali United yang hingga pekan ke-15 masih bertengger di posisi ke-13. Tim ini terancam mendekati zona degradasi jika tak mampu memperbaiki performanya jelang berakhirnya putaran pertama ini.

Berada di posisi ke-13 klasemen sementara dengan 14 poin merupakan hasil yang buruk bagi tim yang finish sebagai runner-up di musim kompetisi tahun lalu itu.

Kelompok suporter Red Gank tak ingin para pemain PSM Makassar berjuang sendirian ketika menghadapi tuan rumah Bali United pada pekan ke-15 Liga 1, Rabu (11/7/2018) di Stadion Wayan Dipta Gianyar.
Kelompok suporter Red Gank tak ingin para pemain PSM Makassar berjuang sendirian ketika menghadapi tuan rumah Bali United pada pekan ke-15 Liga 1, Rabu (11/7/2018) di Stadion Wayan Dipta Gianyar. (HANDOVER)

Sementara itu PSM Makassar terus berupaya mendulang poin terutama di laga tandang agar terus bisa bersaing di klasemen atas untuk perebutan gelar juara.

Saat ini Laskar Pinisi berada di posisi kedua klasemen dengan 23 poin, tepat di bawah Barito Putera yang hanya terpaut satu poin.

Selain faktor klasemen, yang akan membuat laga ini semakin menarik yakni duel para pemain bintang kedua kesebelasan yang berwarga negara Belanda.

Baca: Demi Suport PSM Makassar, Red Gank Terbang ke Bali

PSM Makassar tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Bali, Sabtu (7/7/2018). Rombongan tiba pagi ini sekitar pukul 10:15 Wita.

Rombongan berangkat dari bandara Adi Sucipto Yogyakarta pagi tadi sekitar pukul 08:50 Wib. Keberangkatan tim ke Denpasar untuk menghadapi tuan rumah Bali United pada pekan ke-15 Liga 1.
PSM Makassar tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar Bali, Sabtu (7/7/2018). Rombongan tiba pagi ini sekitar pukul 10:15 Wita. Rombongan berangkat dari bandara Adi Sucipto Yogyakarta pagi tadi sekitar pukul 08:50 Wib. Keberangkatan tim ke Denpasar untuk menghadapi tuan rumah Bali United pada pekan ke-15 Liga 1. (handover)

Sebut saja di Bali United ada Nick van der Velden dan Stefano Lilipaly, meskipun Lilipaly kini berstatus warga negara Indonesia namun pemain yang berposisi gelandang ini lama melintang di sepakbola Belanda.

Sementara di PSM Makassar ada nama Wiljan Pluim dan Marc Antoni Klok yang juga menjadi pemain andalan di klub yang mereka bela.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved