Sungai Walannae Meluap, Puluhan Warga Mengungsi di Masjid Agung Wajo
Banjir disebabkan oleh meluapnya Sungai Walannae yang berada tidak jauh dari pemukiman setempat.
Penulis: St Hamdana Rahman | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman
TRIBUNWAJO.COM, TEMPE - Puluhan Kepala Keluarga (KK) di Lingkungan Tokampu, Kelurahan Siengkang, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan mengungsi di Masjid Agung Wajo, Jumat (29/6/2018).
Pasalnya tempat tinggal mereka terendam banjir setinggi betis orang dewasa. Banjir disebabkan oleh meluapnya Sungai Walannae yang berada tidak jauh dari pemukiman setempat.
Baca: Banjir, Kapolres dan Ketua Panwaslu Luwu Utara Pikul Kotak Suara ke TPS
Baca: Selfie di Lokasi Banjir, Kabag Humas Soppeng Disorot
Menurut salah satu pengungsi, Hedawati (53), banjir mulai merendam pagi tadi. "Sangat berbahaya tetap bertahan karena kami punya anak-anak dan balita," jelasnya.
Kondisi tersebut dialami warga setempat hampir tiap tahun.
"Kami di sini berjumlah sekitar 50 KK. Tiap tahun mengungsi begini. Biasanya mengungsi sampai dua minggu," tuturnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/puluhan-kepala-keluarga-kk-di-lingkungan-tokampu-mengungsi-di-masjid-agung-wajo_20180629_193303.jpg)