Pilwali Makassar 2018
Pj Gubernur Sulsel Minta Danny Pomanto Hentikan Euforia
Menurut Soni, sebaiknya Wali kota tidak melakukan euforia kemenangan Kolom Kosong.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Mahyuddin
Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Soni Sumarsono menyoroti eforia Wali Kota Makassar Danny Pomanto atas kemenangan sementara kolom kosong di Pilwali 2018.
Diketahui, sejumlah lembaga survei memenangkan kolom kosong di Makassar, termasuk survei dari Celebes Research Center (CRC).
Danny Pomanto bahkan sujud syukur atas kemenangan kolom kosong, padahal Danny bukanlah peserta Pilkada.
Menurut Soni, sebaiknya Wali kota tidak melakukan euforia kemenangan Kolom Kosong, karena posisi wali kota harus bisa memayungi dan memberikan pengayoman kepada kontestan Pilkada.
Baca: Bawaslu Sulsel Minta Warga Tetap Tenang saat Quick Count
"Hentikan euforia kemenangan yang berlebihan, sampai ada pengumuman resmi dari KPUD setempat. Mari kita hormati dan ciptakan suasana yang kondusif pasca Pilkada," tegas Soni.
Hingga saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar belum melakukan penghitungan real count pemilihan Wali kota Makassar.
Di Makassar, tercatat hanya satu calon Walikota Makassar ,yaitu Munafri Arifuddin dan Andi Rachmatika Dewi. (sal)
Baca: Rekap C1 dari Saksi di 2483 TPS, Appi-Cicu Unggul 52,21 Persen
Baca: Foto-foto Senyum dan Orasi Appi-Cicu dan Pendukung Rayakan Kemenangan Versi C1 Saksi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/danny-pomanto_20180627_204356.jpg)