Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hari Mukti Larang Kuburnya Ditaburi Bunga, Dipasangi Batu Nisan, Dibalut Batik, Inilah Alasannya

Almarhum Harry Moekti atau Hari Mukti sempat berpesan kepada sang adik Pupung Apun untuk tidak

Tayang:
Editor: Edi Sumardi
Kolase foto kenangan Hari Mukti. 

Berikutnya wajah beliau menghiasi materi-materi dakwah yang saya buat. Syahadat Sempurna, itu judul materi saya yang mewakilkan beliau, hijrah yang tak tanggung

Beliau tak sungkan bicara bahwa syariat Islam adalah solusi bagi Indonesia. Panggung-panggung penyeru khilafah ramai dengan kehadiran dan orasi beliau

Lisannya tegas dan lurus, hitam dan putih terang baginya. Jadwal yang sangat padat, tapi tetap mampu harmonis dengan keluarganya, sosok dai yang sulit mencari pembanding

Beliau hanya berharap dengan amalnya itu, jadi sebab beliau untuk masuk surga dengan membawa siapapun yang dicintai oleh beliau dan beliau mendapatkannya insyaAllah

Puncak ingatan akan beliau bagi saya, adalah ketika beliau melantunkan nasyid "Indonesia Milik Allah", liriknya, suaranya, ruh-nya, tak ayal membuat airmata saya tumpah

Selepas Ramadhan, di bulan Syawwal, ditengah jadwal dakwahnya yang padat, saat memberikan kajian, 24 Juni 2018 pukul 20:49 beliau dipanggil Allah

Yang saya pikirkan pertama kali setelah mengucap "Innalillahi wa inna ilaihi raaji'uun" adalah. "Yaa Rabb, siapa pengganti beliau setelah ini?". Allahuakbar

Selamat jalan Ustadz Hari Moekti, Allah sayang antum, saatnya engkau beristirahat dengan semua amal salihmu. Apa yang engkau perjuangkan, akan kami lanjutkan

Hingga Senin (25/6/2018) pukul 16.51 WIB, tulisan Ustadz Felix sudah dibagikan hingga 3.600 akun Facebook

Berikut di antara beberapa komentar netizen

Anna Diana

Innalilahi waina ilaihirojingun,slamat jalan pak hari mukti,tak mndengar dirimu sakit,tapi Tuhan memanggilmu,mnjadi teguran bagi kami bhwa mati tak harus tua pun tak harus sakit,slamat jalan tuan karya2 mu menghias hati kami,dulu,hari ini n selamanya,kisahmu jd inspirasi bagi kami,mngenalmu dulu sbgai rocker n kini sbgai dai,

Irma Subardi Herman

Saya pernah dengar tausyiahnya di mesjid utama kantor suami.... alm. Orang baik.. semoga diberikan tempat terindah di sisiNya.. aaamiinn..

Indrayani Sudarman

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved