Raja Gowa Meninggal, Sumarsono Ikut Berduka
"Tentunya ungkapan duka cita yang sedalam-dalamnya atas nama pemerintah Sulsel,"ucap Sumarsono.
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Wafatnya I Maddusila Daeng Mannyonri Karaeng Katangka Sultan Alauddin II Raja Gowa ke-37 meninggalkan duka mendalam bagi Kerajaan Gowa, demikian juga bagi masyatakat Sulawesi Selatan.
Sama halnya dengan Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono. Ia mengaku turut berduka atas berpulangnya salah satu tokoh Sulsel berdarah kerajaan ini.
Senin (11/6/2018), Sumarsono menyampaikan sangat menghargai Maddusila sebagai tokoh masyarakat Gowa dan keturunan dari Sultan Hasanuddin yang merupakan Pahlawan Nasional dan Raja Kabupaten Gowa ke-16, beserta segala bentuk pengabdiannya.
"Tentunya ungkapan duka cita yang sedalam-dalamnya atas nama pemerintah Sulsel,"ucap Sumarsono.
Sebagai tokoh masyarakat Gowa, Sumarsono menyampaikan sudah selayaknya untuk didoakan dan masyarakat dan pemerintah untuk mengatar jenazah almarhum kepemakaman terakhir.
Diketahui, Andi Maddusila meninggal dunia kemarin. Ia disemayamkan di Jalan Bumi 22, Perumahan Bumi Permata Hijau Makassar, Minggu (10/6/2018) malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/balla-lompoa_20180611_125220.jpg)