Delapan TPS Rawan Banjir di Kecamatan Marioriawa
Apabila banjir pada saat hari pencoblosan, maka bisa saja berdampak pada pemilihan susulan.
Penulis: Sudirman | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM,SOPPENG - Sebanyak delapan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Marioriawa dianggap rawan pada Pilgub Sulsel.
Ketua Panwascam Lalabata, Sartono mengatakan, dari delapan TPS yang dianggap rawan, lima diantaranya yang berada di lokasi yang sering terjadi banjir.
Lima TPS berada di daerah rawan banjir, yaitu di Kelurahan Limpo Majang, Kelurahan Attang Salo, dan Desa Bulue.
Apabila banjir pada saat hari pencoblosan, maka bisa saja berdampak pada pemilihan susulan.
Sementara tiga lokasi lainnya berada di daerah pegunungan. Dua TPS berada di Desa Bulue, dan satu TPS berada di Desa Tampaning.
"Kalau di Wawo Galungnge, Desa Bulue, jalannya sangat ekstrem. Sehingga dikhawatirkan surat suara akan terlambat tiba setelah pencoblosan," tambah Sartono.
Selain itu, juga tidak ada jaringan diwilayah tersebut, sehingga menyulitkan informasi.