Gagal Raih WTP, Sekda Pemkab Enrekang: Kinerja OPD Belum Profesional
Kita hanya raih opini WDP karena kepala-kepala OPD belum bekerja dengan profesional.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang hanya mendapat opini Wajar Dengan Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pelaporan keuangannya untuk tahun 2017.
Hal itu berarti, capaian Pemkab Enrekang masih jalan ditempat lantaran tahun sebelumnya mereka juga hanya mendapat predikat yang sama.
Menurut Sekretaris Daerah Pemkab Enrekang, Chaerul Latanro, gagalnya Enrekang meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lantaran kinerja jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dinilai belum profesional.
"Tak perlu dipertanyakan lagilah, kita hanya raih opini WDP karena kepala-kepala OPD belum bekerja dengan profesional," kata Chaerul, Selasa (5/6/2018).
Baca: Selayar Raih WTP Dua Kali Berturut-turut, Ini Harapan Bupati Basli Ali
Baca: Luwu Utara Raih WTP ke-6, Begini Kata Bupati Indah
Ia menjelaskan, predikat yang diraih Kabupaten Enrekang atas laporan 2017 merupakan kesalahan berulang.
Itu lantaran, kepedulian hampir semua kepala OPD masih kurang terhadap pelaporan tersebut. Seperti contohnya, pada permasalahan aset khususnya kapitalisasi aset menyangkut kebinamargaan.
"Kinerja di lingkup OPD itu belum berjalan maksimal, seharusnya pelaporan itu dikerja setiap hari, tapi yang terjadi saat ini nanti jelang pelaporan baru dikerjakan dan dibenahi," ujarnya.
Ia berharap para OPD bisa meningkatkan kinerjanya agar bisa meraih predikat yang lebih baik tahun depan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sekretaris-daerah-pemkab-enrekang-chaerul-latanro_20180315_110217.jpg)