Pasar Tramo Maros Belum Dilengkapi Fasilitas Air Bersih, Pedagang Daging Mengeluh
Padahal, kran air di setiap lapak, kios dan lods telah terpasang di los pedagang ikan dan daging.
Penulis: Ansar | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Sejumlah pedagang di Tramo Butta Salewangan Maros (BSM) mengeluh lantaran, tidak adanya pasokan air bersih dari PDAM yang mengalir ke dalam area pasar.
Padahal, kran air di setiap lapak, kios dan lods telah terpasang. Di antara pedagang, hanya penjual ikan, daging dan ayam yang sangat merasakan dampak tidak adanya aliran air.
Seorang pedagang ayam, Yudi mengatakan, ketersediaan air bersih di dalam pasar sangat terdesak. Jika tidak ada air, maka ayamnya cepat dikerumuni lalat.
Kebersihan tempat dan ayamnya sangat bergantung dengan ketersediaan air bersih. Pasalnya, setiap saat daging harus dibasahi dengan air.
Untuk menghindari kerugian dan bau busuk, pedagang terpaksa mengangkut air dengan jeriken dari sumur yang ada di belakang pasar.
"Kalau tidak ada air, kami kesusahan. Kami harus basahi ayam dan daging setiap saat. Jika tidak, daging ayam pasti kering. Selama ini, kami mengambil air sumur di belakang pasar dengan menggunakan jerigen," katanya, Jumat (18/5/2018). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pasar-tramo-butta-salewangang-maros_20180518_154816.jpg)