Jelang Ramadan, Pesanan Terasi Udang Naik di Desa Bontoborosu Selayar
Adapun bahan yang digunakan untuk buat terasi udang, yakni rebon (udang kecil) dan garam.
Penulis: Nurwahidah | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah
TRIBUNSELAYAR.COM, BONTOHARU- Menjelang Ramadan pemesanan terasi udang meningkat di Desa Bontoborosu, Dusun Manarai, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Hal tersebut dikemukakan oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan Kecamatan Bontoharu Andi Patmahwati melalui telepon kepada TribunSelayar.com,Rabu (16/5/2018).
"Alhamdulillah menjelang Ramadan pemesanan meningkat. Pesanan dari kabupaten Selayar hingga di daerah luar, yang membuat terasi ini para Kelompok terasi udang Manarai. Biasanya sekali produksi 30 kg," kata Andi Patmahwati.
Menurutnya kelompok terasi udang rebon manarai ini masih baru. Jika ada yang ingin pesan terasi udang untuk area Kabupaten Selayar masih diantar langsung atau pembeli yang langsung sini.
Ia menjelaskan adapun bahan yang digunakan untuk buat terasi udang, yakni rebon (udang kecil) dan garam.
Cara membuatnya rebon dihancurkan lalu tuangkan garam selanjutkan di cetak bulat. Setelah itu dijemur untuk mengurangi kadar air sehingga tahan lama. Proses penjemuran sehari sampai dua hari tergantung panas matahari.
"Harga terasi udang rebon Rp 10 sampai 15 ribu per kemasan," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/terasi-udang-manarai_20180516_134747.jpg)