Advetorial

Solusi PLN bagi Pelaku Bisnis untuk Penghematan 100 Persen Biaya Energi

PLN hadir membawa solusi penyediaan tenaga listrik dengan tingkat efisiensi yang tinggi dan akan memberikan supervisi kepada calon pelanggan.

Solusi PLN bagi Pelaku Bisnis untuk Penghematan 100 Persen Biaya Energi
dok. PLN Wilayah Sulselrabar
Penandatanganan Memorandum of Understanding antara PLN Wilayah Sulselrabar dengan Kabupaten Gowa dan Kabupaten Pangkep mengenai Sinergi Informasi Investasi dan Pelayanan Kemudahan Mendapatkan Listrik guna Peningkatan Pendapatan Asli Daerah, Senin (14/5/2018) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sangat disadari bahwa energi merupakan sumber daya yang menjadi penggerak dan merupakan faktor penting dalam berkembangnya suatu bisnis.

Mulai dari kehandalan hingga efisiensi, energi merupakan faktor penting. Dalam rangka merangkul pelaku bisnis, PLN Wilayah Sulselrabar menyelenggarakan Forum Komunikasi Bisnis (14/5) bertemakan PLN's Total Solution yang merupakan event untuk mempertautkan pengusaha dalam mendapatkan kemudahan layanan PLN.

Hadir dalam forum tersebut General Manager PLN Wilayah Sulselrabar Bambang Yusuf, Manajer Senior Niaga Regional Sulawesi Ismail Deu, Bupati Pangkep yang diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Drs. Andi Yathrib Pare, dan Wakil Bupati Gowa H. Abdul Rauf Simalagani S.Sos. M.Si.

PLN Forum Komunikasi Bisnis mengajak 64 pelaku usaha seperti industri pemecah batu, industri penggilingan padi, dan tambak udang untuk melakukan konversi ke tenaga listrik sebagai sumber tenaga yang selama ini masih menggunakan diesel.

PLN menyediakan wadah konsultasi bagi para pengusaha dengan petugas PLN on the spot untuk meningkatkan pemahaman akan kemudahan layanan PLN dan tingkat efisiensi sampai 100 persen apabila beralih menggunakan tenaga listrik.

Salah satu pengusaha penggilingan padi yang melakukan konversi dari diesel menggunakan listrik adalah Abdul Malik.

Pengusaha penggilingan padi dengan daya 105 kVa di Kab. Takalar tersebut menuturkan bahwa penghematan yang diperoleh sangat besar apabila menggunakan listrik.

Saat menggunakan diesel pengeluaran per bulannya mencapai 10-15 juta rupiah.

Setelah beralih ke listrik, biaya energi yang dikeluarkan hanya 3-4 juta saja.

Abdul Malik menambahkan hasil penggilingannya pun jadi lebih baik dan merata karena putaran mesin yang dihasilkan stabil setelah menggunakan listrik.

Halaman
12
Penulis: Sakinah Sudin
Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved