Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Antisipasi Tumpukan Sampah, DLH Siapkan Kontainer di Pasar Sentral Maros

Untuk mengatisipasi tumpukan sampah di badan jalan, DLH menyiapkan kontainer.

Penulis: Ansar | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/ANSAR
DLH Maros menyiapkan kontainer sampah di pasar sentral Maros. Kondisi jalan pasar juga bersih dari sampah. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Sejumlah tumpukan sampah yang berada di badan jalan samping pos Lantas Polres Maros, sudah diangkut oleh petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Plt Kadis DLH, Davied Syamsuddin mengatakan, kondisi pasar tersebut sudah bersih dari sampah. Bahkan bau busuk menyengat juga sudah hilang, Rabu (2/5/2018).

Untuk mengatisipasi tumpukan sampah di badan jalan, DLH menyiapkan kontainer.

Kontainer tersebut berada di badan jalan, sehingga pedagang tidak perlu menumpuk sampahnya di badan jalan.

"Kondisi pasar sentral sudah bersih. Kami juga sudah simpan kontainer sampah di pasar sentral. Semoga itu dimanfaatkan dengan baik," katanya.

Sejak adanya keluhan warga, pekan lalu, DLH langsung melakukan pembersihan. Padahal pasar sentral tersebut, bukan lagi kewenangan DLH. Tapi pihak Kecamatan Turikale.

Sebelumnya, beberapa tumpukan sampah busuk yang dikerumuni lalat, barada di badan jalan. Hal tersebut menggangu pengendara yang melintas.

Setiap pengendara atau warga yang ingin belanja harus tutup hidung, untuk menghindari bau menyengat akibat sampah.

Seorang warga, Syamsinar merasa terganggu dengan tumpukan sampah tersebut. Pasalnya, selain baunya menyegat, sampah tersebut juga menghalangi pemandangan.

"Kenapa sampah yang sudah menggunung di simpan di tengah jalan. Baru baunya busuk sekali. Di tambah lagi lalatnya, terbang dan hinggap di badan," katanya.

Syamsinar mengaku sudah tidak mau lagi ke pasar sentral untuk belanja. Pasar tersebut dinilai semakin jorok, pasca relokasi pedagang ke Tramo.

"Harusnya sampah itu diangkut. Bukannya ditumpuk seperti gunung. Pasar sentral itu kan berada di kota Maros. Harusnya, kebersihannya dijaga," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved