Gara-gara Tersinggung, Warga Tombolo Bantaeng Ini Tikam Tetangga Sendiri Hingga Tewas
Kedua tersangka pun telah mendekam di Mapolres Bantaeng untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Penulis: Edi Hermawan | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan
TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Sy (36) tahun, warga Kampung Tombolo, Desa Tombolo, Kecamatan Gantarangkeke tewas usai dihabisi tetangganya sendiri, (12/4/2018) pukul 23.00 Wita.
Tersangka pembunuh Sy adalah RB (60) dan AR (25) yang berstatus ayah dan anak.
Informasi yang dihimpun TribunBantaeng.com dari Humas Polres Bantaeng, peristiwa itu teejadi setelah pelaku merasa tersinggung oleh korban.
Pelaku yang saat itu mendatangi rumah korban secara baik-baik untuk menyelesaikan persoalan lama yang sebelumnya dianggap belum jelas.
Saat didatangi oleh pelaku, rupanya korban tidak memberi respon, tapi justeru meninggalkan keduanya.
Pelaku pun membuntuti dan menikam korban sekitar 150 meter dari rumahnya, karena rupanya keduanya dilengkapi oleh senjata tajam. RB membawa sebilah parang dan anaknya, AR membawa sebilah badik.
Usai menerima luka tikaman, korban pun masuk kedalam kebun cokelat. Isteri korban, SS yang mengetahui hal itu pun menyusul dan sempat meminta pertolongan saat melihat suaminya telah tergeletak tak berdaya.
Namun sayang, tak ada yang mendengar teriakan isteri korban. Sehingga Sy meninggal sekitar pukul 24.00 Wita setelah kehabisan darah.
Saat dievakuasi ke UGD RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng, korban diketahui menderita sembilan luka pada sekujur tubuhnya.
Kedua tersangka pun telah mendekam di Mapolres Bantaeng untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Untuk mengantisipasi aksi balasan serta berupaya menenangkan keluarga korban, Kapolsek Pajukukang, AKP Saharuddin pun mendatangi rumah duka.
"Upaya untuk menenangkan keluarga korban juga dilakukan oleh Pak Kapolsek Pajukukang dengan melayat ke rumah duka," kata Paur Humas Polres Bantaeng, Bripka Sandri. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pembunuhan-warga-tombolo_20180413_163416.jpg)