Hingga Siang Hari, 1 Pelaporan Curanmor di Wilayah Polsek Bontoala, Begini Modusnya
Pelaporan SPKT Polsek Bontoala lebih banyak didominasi tentang kehilangan surat-surat berharga.
Penulis: Alfian | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Di wilayah hukum Polsek Bontoala, Makassar, Sulawesi Selatan, seorang warga melaporkan kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), Selasa (10/4/2018), di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
Kasus curanmor ini merupakan pelaporan tindak kriminal pertama di hari ini yang diterima Polsek Bontoala hingga menjelang Pukul 12.00 Wita.
Sementara itu, pelaporan SPKT Polsek Bontoala lebih banyak didominasi tentang kehilangan surat-surat berharga.
"Baru satu tadi yang lapor kasus curanmor, sisahnya warga minta surat kehilangan semisal hilang SIM dan surat-surat berharga lainnya," ujar Kepala SPKT Polsek Bontoala, Aiptu M Gaffar, saat ditemui.
Ia menjelaskan modus curanmor yang dilaporkan yakni sepeda motor milik korban dibawa lari oleh temannya sendiri.
"Tadi yang saya ingat itu korban punya teman yang tinggal di rumahnya, temannya itu dari Sinjai katanya lalu dia simpan bajunya jadinya korban percaya saja dia pinjamkan motornya tapi ternyata dibawa lari," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/spkt-polsek-bontoala_20180410_125126.jpg)