Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gantikan Erwin Haiyya Sebagai Komisaris PT GMTD, Ini Kata Iskandar Lewa

Ia mengatakan, hal yang juga harus diperhatikan yaitu bagaimana berupaya agar apa yang dilaksanakan oleh GMTD melibatkan masyarakat

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Imam Wahyudi
SALDY/TRIBUN TIMUR
Kabag BPM Makassar Iskandar Lewa 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) mengganti jajaran komisarisnya pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilaksanakan di Hotel Aryaduta Jl Penghibur Makassar, Kamis (5/4/2018).

Presdir GMTD Andi Anzhar Cakra Wijaya mengumumkan salah satu komisaris yang diganti, yaitu Kepala BPKAD non aktif Erwin Haiyya.

Erwin diganti lantaran terjerat kasus hukum dan saat ini sedang mendekam di ruang tahanan polda Sulsel.

GMTD kemudian menunjuk Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat Sekretariat Pemerintah Kota Makassar, Iskandar Lewa sebagai penggantinya.

Iskandar mengatakan penu jukan dirinya sebagai komisaris menjadi amanah bagi dirinya untuk ia jalankan sebaik mungkin.

"Kalau saya ini merupakan suatu amanah bagi saya dan merupakan tugas saya ke depan, bagaimana mempersatukan atau menyingkronkan antara kepentingan bisnis dan kepentingan masyarakat yang ada di sekitar situ, itu tugas kami sebagai Pemerintah Kota Makassar," kata Iskandar.

Ia mengatakan, hal yang juga harus diperhatikan yaitu bagaimana berupaya agar apa yang dilaksanakan oleh GMTD melibatkan masyarakat, apalagi ia juga menjabat sebagai Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat Pemkot.

"Paling penting itu jangan melupakan masyarakat yang ada di situ, bagaimana supaya ada CSR bagi masyarakat. Kita betul-betul memanfaatkan potensi apa yang ada di wilayah itu," kata dia.

"Seperti pengelolaan Tanjung Bunga yang dikelola secara mandiri oleh ketua LPM, untuk menata lingkungan itu, dan diharapkan GMTD itu melirik dan memberikan kontribusi positif kepada kegiatan-kegiatan yang notabenenya pemberdayaan masyarakat berjalan di wilayah itu," sambung dia.

Ditanya terkait tugasnya, ia mengatakan pertama yang harus dilakukan adalah mengidentifikasi apa bentuk perhatian dan kontribusi GMTD terhadap pembangunan yang ada di Makassar.

"Kita juga ingin memastikan bagaimana sistem yang ada baik dari segi pandangan bisnis maupun sosial kemasyarakatan bisa dipadukan sehingga terjadi sinhkronisasi antara GMTD dan masyarakat sekitar secara khusus dan Makassar secara umumnya," kata dia.

"Harapan saya, semoga ini menjadi tambahan pembelajaran bagi saya secara pribadi, karena ini merupakan kepercayaan yang sangat besar bagi saya selaku komisaris yang memberi pengawasan kepada proses kegiatan yang dilakukan oleh manajemen khususnya dewan direksi yang ada di GMTD, dan bagaimana singkronisasi terjadi antara pengembang dalam hal ini GMTD dengan masyarakat sekitar," pungkasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved