Bos Abu Tours Diseret ke Pengadilan, Ini Tuntutan Jamaah dan Agen

Sementara pihak termohon adalah PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours & Travel), pemilik Abutours Muhammad Hamzah

Bos Abu Tours Diseret ke Pengadilan, Ini Tuntutan Jamaah dan Agen
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Tim Ditreskrimsus Polda Sulsel menerima aduan para jamaah PT Abu Tours, Senin (2/4/2018). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemilik sekaligus Presiden Direktur PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours & Travel), Muhammad Hamzah Mamba (35) kembali mendapat masalah baru.

Sejumlah agen jamaah PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours & Travel) mengajukan upaya hukum lewat sidang penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Makassar.

Upaya hukum ini diambil untuk memberikan kepastian hukum kepada calon jamaah haji dan umrah yang batal diberangkatkan oleh biro perjalanan haji tersebut.

Pemohon atau agen jamaah yang mengajukan PKPU yakni Harmawati, Nurhayati dan Syalbiah. Ketiga agen jamaah ini mewakili 1.282 calon jamaah Abutours.

Sementara pihak termohon adalah PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours & Travel), pemilik Abutours Muhammad Hamzah dan Istrisnya Nurzyariah.

"Permohonan kita sudah masukan dari tanggal 16 Maret 2018. Dan sekarang sedang berproses di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Makassar," kata Kuasa Hukum pemohon PKPU, Ridwan Bakar.

Ridwan Bakar menjelaskan dalam permohonan PKPUn selain 3 orang agen ini, terdapatnya juga 6 agen yang lain atau biasa disebut kreditur.

Mereka mengajukan PKPU merupakan hak untuk mendapatkan kepastian hukum dari Biro perjalanan Haji dan Umrah Abutours, baik itu pengembalian dana atau pemberangkatan jemaah.

"Karena langkah hukum yang kita ambil adalah PKPU tentu harapan para agen ada kejelsan dari Abutours mengenai uang yang telah disetorkan," sebutnya.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved