Penjualan All New Terios Tumbuh 6 Persen

Astra Internasional (AI) Daihatsu Sales Operation (DSO) Indonesia Bagian Timur (IBT) tahun ini optimis dapat menjual 1.500 unit All New Terios.

Penjualan All New Terios Tumbuh 6 Persen
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Top management Daihatsu merilis Mobil Daihatsu All New Terios di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Jl Metro Tanjung Bunga Makassar, Senin (8/1/2017). All New Terios dikembangkan dengan konsep Compact 7-Seater SUV dan paling sesuai dengan kondisi di Indonesia. All New Terios dibekali dengan mesin generasi terbaru, yaitu 2NR-VE 1.500 cc yang semakin irit, namun tetap memiliki performa yang optimal. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Astra Internasional (AI) Daihatsu Sales Operation (DSO) Indonesia Bagian Timur (IBT) tahun ini optimis dapat menjual 1.500 unit All New Terios.

Melihat tingginya permintaan masyarakat untuk produk yang diluncurkan Daihatsu November tahun lalu. Januari hingga Februari tercatat sudah 962 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang masuk.

"Januari-Februari sudah 962 SPK sementara yang tersuplai baru 468 unit, artinya masih ada 494 lagi yang menunggu tersuplai, data ini hingga akhir Februari karena Market belum closing," kata Kepala Wilayah AI DSO IBT, Tulus Pambudi di Makassar, Senin (26/3).

Tulus Pambudi menambahkan bahwa untuk Terios per bulan rata-rata indent hingga 120 unit. Sehingga target penjualan sebanyak 1.500 unit hingga Desember 2018 bisa tercapai bahkan lebih.

Sehingga kontribusi penjualan All New Terios awal tahun ini untuk semua produk Daihatsu sudah 8 persen, dimana tahun lalu hanya dua hingga tiga persen saja, artinya ada peningkatan hingga 6 persen.

Tahun 2016 lalu total penjualan Daihatsu di Indonesia Bagian Timur ialah 13.633 unit, tahun 2017 sebesar 14.631 unit, dan awal 2018 atau bulan Januari hingga Februari sudah mencapai 2.359 unit.

"Penjualan dominasi tipe pick up sebesar 40 persen, sigra 20 persen, senia 13, Terios 8 persen dan lain-lain 5 persen. Memang untuk Indonesia Timur ini pick up selalu mendominasi karena secara geograpis cocoknya pick up dan mobil keluar kedua," tutur Tulus Pambudi.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved