Akademisi Jeneponto Ini Anggap Abraham Samad Layak Maju di Pilpres 2019
Pengalaman Abraham Samad dalam memimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) priode 2011-2015 adalah modal kuat.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Mahyuddin
TRIBUNJENEPONTO, BINAMU - Dosen STIE-STKIP Yapti Jeneponto Dr Natsar Desi menilai sosok Abraham Samad sangat layak menghiasi pertarungan Pilpres 2019.
"Melihat kondisi sekarang, cocoknya ada sosok pemimpin yang tegas dalam pemberantasan korupsi. Dan sosok yang saya rasa tepat adalah pak Abraham Samad sebagai seorang tokoh muda asal Sulsel," kata akademisi muda Jeneponto itu kepada TribunJeneponto.com, Rabu (07/03/2018) siang.
Menurutnya, pengalaman Abraham Samad dalam memimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) priode 2011-2015 adalah modal kuat untuk menjawab permasalah sosial saat ini.
"Kan kita tahu bersama, prilaku dan kasus korupsi masih menggerogoti bangsa ini. Dan saya rasa itu permasalahan sosial kebangsaan yang harus dijawab oleh pemimpin negara yang akan datang," ujarnya.
Baca: Soal Isu Pencapresan, Abraham Samad: Salat Istikharah Dulu
Lantas apa posisi yang tepat untuk Abaraham Samad saat pilpres nantinya?
Menurut Natsar Desi, Abraham Samad cocoknya menjadi calon wakil presiden untuk mendampingi tokoh asal pulau Jawa.
"Kalau misalnya kita menerka-nerka, boleh jadi Abraham Samad berpaket dengan Pak Prabowo (militer-akademisi) atau boleh juga Pak Gatot-Abraham, karena kalau sosok calon presiden yang dicari saya rasa tokoh asal Sulsel yang tepat itu masih Pak JK (Jusuf Kalla)," tuturnya.
Selain Abraham Samad dan Wapres Jusuf Kalla yang merupakan toko yang digadang-gadang maju di Pilpres 2019, ada juga sosok mantan presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sulsel dua priode Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.(*)