Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

VIDEO ON DEMAND

VIDEO: Intip Proses Penenunan Sarung Kajang di Bulukumba

Pewarna hitam sarung yang juga disebut Lipa Lotong itu, berasal dari daun yang masyarakat Kajang sebut dengan daun tarung.

Tayang:
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Hasriyani Latif

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, KAJANG - Tope Le'leng atau sarung hitam, merupakan sarung khas masyarakat adat Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sarung ini memiliki ciri khas hitam mengkilap dan ditenun langsung perempuan Kajang. Salah satu penenun, Bolong menuturkan, dirinya mampu menyelesaikan satu sarung dalam waktu seminggu.

"Bisa selesai satu minggu, kalau dikerjakan setiap hari," katanya kepada TribunBulukumba.com, Kamis (1/2/2018).

Pewarna hitam sarung yang juga disebut Lipa Lotong itu, berasal dari daun yang masyarakat Kajang sebut dengan daun tarung.

Sementara untuk pengilap kain, masyarakat adat menggunakan siput laut yang mereka sebut dengan Bilalu. Harga satu buah sarung Kajang bervariasi, mulai dari Rp 500 ribu hingga jutaan rupiah.

Simak videonya:(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved