916 Mahasiswa Unismuh Ikut Pemantapan Profesi Guru di Bantaeng, Ini Agendanya
Program P2K ini memiliki proporsi 75 persen di sekolah dan 25 persen untuk pengabdian kepada masyarakat.
Penulis: Edi Hermawan | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan
TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Sebanyak 916 mahasiswa Program Pemantapan Profesi Keguruan (P2K) FKIP Unismuh Makassar diterima Pemkab Bantaeng di ruang pola kantor bupati, Kamis (22/2/2018).
Sekolah yang akan digunakan untuk program P2K ini adalah 19 Sekolah Dasar (SD) dan 21 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dekan FKIP Unismuh Makassar Erwin Akib menyampaikan, sejak adanya program P2K ini di tahun 2006, Bantaeng sudah beberapa kali menjadi lokasi pelaksanaan
"Tentu dari pengalaman, Bantaeng bukan lagi destinasi baru bagi Unismuh, kami sudah sering menempatkan mahasiswa di sini dan respon yang diberi sangat positif. Jadi kami harap tercipta sinergitas, dan kolaborasi dengan pemerintah daerah," ujarnya.
Baca: Kafilah Kecamatan Bantaeng Raih Emas Pertama di MTQ Bantaeng
Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Bantaeng Syamsul Suli mengatakan, Pemkab Bantaeng terbuka bagi para mahasiswa KKN atau program P2K yang datang dalam rangka memberi kontribusi kepada daerah.
"Saya harap mahasiswa dapat cepat beradaptasi di sekolah masing-masing, juga jangan segan untuk berkomunikasi dengan para guru, kepala sekolah dan masyarakat di lingkungan sekolah," ujarnya.
Program P2K ini memiliki proporsi 75 persen di sekolah dan 25 persen untuk pengabdian kepada masyarakat.
Para mahasiswa akan mengikuti kegiatan sekitar dua bulan, dengan jumlah guru pembimbing 80 orang dan dosen sekitar 100 orang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bantaeng_20180222_202241.jpg)