Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rampas Handphone Wartawan Saat Meliput, Bripka NI Minta Maaf

NI yang bertugas di Lantas Polres Gowa mengaku keliru tak mengenali Sofian yang sedang bertugas meliput kegiatan Polres Gowa.

Penulis: Waode Nurmin | Editor: Ardy Muchlis
int
www.tribun-timur.com 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA- Tindakan Bripka NI yang merampas handphone milik wartawan Unjung Pandang Ekspres, Sofian saat bertugas meliput, akhirnya diproses di Propam Polres Gowa.

Kejadiannya, Jumat (16/2/2018). Sabtu malam kemarin, kedua belah pihak dipertemukan dan dilakukan pendekatan kekeluargaan.

Pertemuan itu dimediasi kapolres melalui Kasat Lantas Polres Gowa, AKP Ismail.

NI yang bertugas di Lantas Polres Gowa mengaku keliru tak mengenali Sofian yang sedang bertugas meliput kegiatan Polres Gowa.

Dia pun menyadari kekeliruannya dan meminta maaf atas tindakannya.

Kasubag Humas Polrea Gowa, AKP Mangatas Tambunan mengatakan hal tersebut terjadi hanya karena kurangnya komunikasi dan kesalapahaman antara anggota yang saat itu bertugas dan wartawan yang sedang melaksanakan liputan operasi.

"Kurang komunikasi saja dan kesalapahaman anggota kami dengan teman wartawan, petugas kami juga mengaku kalau tidak mengenalnya. Tapi masalah ini sudah selesai dengan mempertemukan keduanya. Anggota kami juga sudah meminta maaf. Mudah-mudahan kemitraan kita selalu terjalin dengan baik," katanya.

Terpisah, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengaku prihatin atas kejadian tersebut.

Dia mengaku heran sebab selama ini jalinan kemitraan yang dilakukan antara jajaran Polres Gowa dengan insan pers telah berjalan baik.

"Sangat tidak etislah jika memang ada personil yang berbuat seperti itu. Anggota yang berperilaku tak bersahabat akan ditindak tegas, semoga ke depannya tidak terjadi dan terulang lagi. Saya atas nama institusi meminta maaf sebesar-besarnya kepada rekan media yang mendapatkan perlakuan tak baik dari anggota saat bertugas," ujarnya.

Sofian pun berharap hal sama tidak dialami wartawan lainnya saat meliput giat opstin dan kondisi tersebut tidak terjadi lagi oleh Bripka NI maupun personil Satlantas lainnya.

Sehari sebelumnya, handphone milik Sofian dirampas Bripka NI saat melakukan peliputan di Batas Kota Gowa.

Meski sudah mengaku wartawan, namun Bripka NI tetap merampas dan mencoba menghapus gambar yang diabadikan Sofian ketika meliput.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved