DPRD Bulukumba Surati Presiden, Begini Isinya

Subandi sebelumnya ditangkap saat mencari ikan di perairan Taganak, Sabah, Malaysia, 18 Januari 2017.

DPRD Bulukumba Surati Presiden, Begini Isinya
firki/tribunbulukumba.com
Keluarga Subandi bin Sattu saat menyambangi kantor DPRD Bulukumba, Selasa (30/1/2018). 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba melayangkan surat ke Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo.

Surat tersebut untuk meminta presiden agar melakukan upaya diplomasi dan pendekatan persuasif kepada pemerintah Filipina untuk pembebasan sandera dari kelompok bersenjata Abu Sayyaf.

Pasalnya, satu warga Bulukumba, Subandi Bin Sattu, hingga saat ini masih disandera kelompok bersenjata tersebut.

Subandi sebelumnya ditangkap saat mencari ikan di perairan Taganak, Sabah, Malaysia, 18 Januari 2017.

Baca: Miris! Hidup Sebatang Kara, Begini Kondisi Rumah Tinggal Warga Bulukumba Ini

Sekertaris DPRD Bulukumba MH Daud Kahal menyebutkan, surat Ketua DPRD Bulukumba itu ditujukan ke Presiden.

"Surat DPRD itu untuk memohon ke presiden agar melakukan pembebasan terhadap warga Bulukumba yang di sandera Abu Sayyaf di Filipina tanpa syarat," kata HM Daud Kahal, Selasa (6/2/2018).

Sebelumnya, keluarga Subandi Bin Sattu mendatangi kantor DPRD untuk menyampaikan aspirasi agar kerabatnya tersebut segera dibebaskan Abu Sayyaf, 30 Januari 2018 lalu. (*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved