Virginia Woolf Google Doodle, Depresi dan Bunuh Diri di Sungai. Siapa Sangka Ini Kehebatannya
Google Doodle menampilkan gambar wajah seorang perempuan dalam bingkai berbentuk elips
Baca: Seret Polisi di Jalur Busway, Mobil Mewah Dipakai Tessa Granitsa Satari Ternyata Pinjaman
Virginia Woolf turut dikenal sebagai feminis yang menginspirasi para perempuan di kemudian hari.
Beberapa karya sastranya didedikasikan untuk isu feminisme, seperti A Room of One's Own dan Three Guineas.
Novel-novelnya antara lain menyoroti kesulitan yang dialami penulis dan intelektual perempuan, karena kaum lelaki memegang kekuasan besar atas hukum dan ekonomi, selain juga bisa mementukan masa depan perempuan soal edukasi dan peranan di masyarakat.
Baca: Alasan Cerai Tak Pernah Dipublikasi, Tiba-tiba Prabowo dan Titiek Soeharto Kompak Lakukan Ini
Pada 1941, Virginia Woolf mengalami depresi. Setelah menulis surat perpisahaan kepada sang suami, dia lantas melakukan bunuh diri dengan tenggelam di sungai.
Sebelum meninggal, Virginia Woolf telah menelurkan sembilan novel, berikut karya-karya lain seperti non-fiksi dan esai. (*)
Berita ini sudah diterbitkan di Kompas.com dengan judul Mengenal Virginia Woolf yang Jadi Google Doodle Hari Ini
Baca: Kerukunan Mahasiswa Pinrang Koperti UIM Segera Terbentuk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/virginia-woolf_20180125_081512.jpg)