BREAKING NEWS: Bocah yang Diculik di Kompleks UNM Dikabarkan Telah Ditemukan
Berdasarkan informasi diperoleh Tribun pelaku penculikan diduga menggunakan kendaraan MPV merek Toyota Avanza
Penulis: Hasan Basri | Editor: Ilham Arsyam
TRIBUN-TIMUR.COM - Bocah perempuan, Hanum berusia1,5 tahun yang menjadi korban penculikan oleh orang tak dikenal, Selasa (09/01/2018) akhirnya ditemukan.
Bocah tersebut ditemukan di daerah Daya, kecematan Biringkanaya, Makassar.
Bocah ini diculik di rumahnya di Jl Pendidikan Raya Komplek IKIP, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Makassar, sekitar pukul 11.00 Wita siang.
Kasus ini sempat ditangani Kepolisian Resort Kota Besar Makassar dan Polsek Rappocini.
Baca: Bikin Hati Tersayat, Baca Curhat Anak Pertama Ahok saat Ibunya Digugat Cerai di PN Jakarta Utara
Baca: Dosen UIN Blak-blakan soal Ustadz Abdul Somad di Kampus, dari Hubungan Mahasiswa Hingga soal Uang
Baca: Pernah Berlimpah Uang dari Batu Ajaibnya, Tak di Sangka Begini Kondisi Dukun Cilik Ponari Sekarang!
Berdasarkan informasi diperoleh Tribun pelaku penculikan diduga menggunakan kendaraan MPV merek Toyota Avanza warna hitam nopol (tidak di ketahui).
Pada saat penculikan terjadi, pelaku masuk di depan rumah /garasi rumah korban.
Pelaku berjumlah 2 orang laki-laki langsung turun dan masuk kedalam rumah dengan mengantar 1 dos barang yang diduga barang tersebut adalah kiriman dari kabupaten Bone.
Dalam aksinya pelaku memborgol tangan seorang perempuan serta mulut korban di tutup dengan menggunakan lakban warna hitam.
Setelah mulut dan tangan korban sudah dalam keadaan tertutup terborgol, pelaku langsung menggendong anak tersebut dan di naikkan keatas kendaraan kemudian pelaku langsung kabur meninggalkan TKP.
Modus
Berdasarkan informasi beredar, aksi penculikan ini dengan modus menyamar sebagai pengantar barang
Menurut keterangan dari saksi Bu Etik ( 34) bahwa sekitar pukul 10.45 wita mendapatkan telepon dari pelaku
Ia menyampaikan bahwa ada barang yang mau di antar kerumah korban sehingga korban tidak merasa curiga.
Setelah pelaku tiba, pelaku yang berjumlah tiga orang langsung masuk di depan rumah /garasi rumah korban.
Kemudian turun 2 orang laki2 tidak dikenal masuk kedalam rumah dengan mengantar 1 dos barang yang di duga barang tersebut.
Setelah tiba di dalam rumah kedua orang laki laki tersebut mendekati Etik dengan cara memborgol tangan korban serta mulut korban di tutp dengan menggunakan lakban warna hitam.
Tidak hanya itu, pelaku juga mengancam korban dengan mengunakan pisau. Setelah mulut dan tangan korban sudah dalam keadaan tertutup terborgol pelaku langsung menggendong anak tersbut dan di naikkan keatas kendaraan kemudian pelaku langsung kabur meninggalkan tkp.
Di lokasi kejadian, Polisi telah mengambil sejumlah barang bukti. Tidak hanya itu, Polisi telah memeriksa sejumlah saksi termasuk kedua orang tua korban dan Etik yang menjadi korban penyekapan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Hasan mengatakan pihaknya masih terus mendalami kasus ini.
"Sudah ada tiga saksi diambil keteranganya," ujarnya.
Menurutnya keterangan saksi Etik sangat dibutuhkan untuk mengetahui identitas pelaku.
"Kita mencoba mengungkap keterangan dia, apakah dia kenal. Kita juga akan melakukan identifikasi waja," sebutnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/hanum_20180109_210014.jpg)