Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilkada Enrekang Head to Head Atau Kotak Kosong? Dukungan Gerindra Jadi Penentu

Itu lantaran, hingga saat ini tersisa partai Gerindra yang belum mengeluarkan pernyataan dukungan kepada kandidat untuk Pilkada 2018.

Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Imam Wahyudi
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Ketua Tim Desk Pilkada Gerindra Enrekang, Mustain Sumaele 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Arah dukungan Partai Gerindra bakal menentukan konstalasi pada Pilkada Enrekang 2018, apakah menuju kotak kosong atau head to head.

Itu lantaran, hingga saat ini tersisa partai Gerindra yang belum mengeluarkan pernyataan dukungan kepada kandidat untuk Pilkada 2018.

Padahal, seluruh partai pemilik kursi di DPRD sudah memberikan isyarat dukungan kepada masing-masing kandidat dalam Pilkada Enrekang 2018.

PAN, Golkar, Demokrat, PDIP dan Hanura dengan total 20 kursi, sudah menyatakan dukungannya kepada Bupati petahana, Muslimin Bando.

Sementara, Nasdem dan PBB dengan total empat kursi, sudah mengeluarkan dukungan kepada Wakil Bupati, HM Amiruddin.

Dari dukungan dua partai itu, HM Amiruddin masih membutuhkan dua kursi tambahan untuk memenuhi syarat enam kursi untuk bisa bertarung di Pilkada Enrekang 2018.

Tak pelak, hal tersebut membuat arah dukungan Gerindra (tiga kursi) akan menentukan kondisi Pilkada Enrekang 2018 menuju kotak kosong atau head to head.

Jika Gerindra mengarahkan dukungan kepada Muslimin Bando maka dipastikan Pilkada Enrekang terjadi kotak kosong.

Namun, jika arah dukungan patai besutan Prabowo itu mengarah ke HM Amiruddin maka dapat dipastikan akan terjadi duel sengit antara Muslimin Bando dan HM Amiruddin.

Ketua Tim Desk Pilkada Gerindra Enrekang, Mustain Sumaele, mengatakan pihaknya belum menerima informasi terkait arah dukungan partainya.

Meski, dukungan partainya nanti bakal sangat menentukan konstalasi politik di Pilkada 2018.

"Kita belum dapat petunjuk dari DPP terkait arah dukungan di Pilkada, mungkin dalam waktu dekat akan diumumkan," kata Mustain kepada TribunEnrekang.com, Kamis (21/12/2017).

Ia menambahkan, hingga kini kedua kandidat masih memiliki peluang yang sama untuk diusung.

"Tidak ada paling berpeluang, karena semuanya masih punya peluang yang sama," ujarnya.

Gerindra sendiri memilimi tiga kursi di Parlemen Enrekang.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved