Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Energi Kita Energi Pertamina

Hariati - Aku dan Pertamina

Selain gas, bensin juga kebutuhan yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia, terkhususnya kendaraan berupa mobil dan motor

Editor: Rasni
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ini adalah artikel nominasi lomba penulisan yang diselenggarakan PT Pertamina (Persero) MOR VII Sulawesi kerjasama dengan Tribun Timur.

Penulis: Hariati

Kata pertamina sudah tidak asing lagi di telinga kita. Mungkin yang pertama terlintas di fikiran kita yaitu tempat pengisian bensin. Padahal pertamina bukan hanya tempat pengisian bensin saja, tetapi di pertamina kita juga bisa membeli gas yang merupakan kebutuhan penunjang dalam memasak. Berbicara tentang gas, saya punya pengalaman. saat saya kerumah tante di kampung, saya melihat tante saya masih menggunakan kompor minyak tanah untuk memasak nasi. Saya langsung bertanya, mengapa tante masih menggunakan kompor minyak tanah padahal sekarang sudah ada tabung gas yang pastinya lebih mudah didapatkan dari pada minyak tanah yang sudah langka. beliau langsung menjawab kalau masih takut menggunakan tabung gas. Tante saya pernah menonton berita yang dimana berita itu berisi tentang gas yang meledak. Padahal  ledakan itu terjadi apabila terjadi kebocoran gas yang menjadi api sehingga menyebabkan kebakaran. Selain itu jumlah gas yang berada di kampung juga masih kurang.

Selain itu, yang saya amati bahwa orang-orang yang berada di perkotaan cenderung menggunakan gas dari pada yang di pedesaan. Orang orang dipedesaan lebih memilih menggunakan kompor minyak tanah yang dianggapnya lebih aman. Sedangkan orang-orang yang berada di perkotaan lebih banyak menggunakan gas elpiji. Memang di kota penyebaran gas elpiji sudah hampir merata di bandingkan di pedesaan. menggunakan kompor minyak tanah juga kita harus membeli minyak tanah dimana minyak tanah sudah jarang didapatkan lagi. Tetapi melihat kenyataan sekarang gas elpiji 3 kg sudah mulai langkah di dapatkan. selain itu harga gas sekarang sudah semakin meningkat yang dulunya Rp 20.000  sekarang sudah meningkat menjadi Rp 25.000. Saat teman teman dari pertamina datang di kampus kami, mereka menjelaskan bahwa harga asli dari gas tersebut Rp 15.000. Lalu mengapa saat berada di tangan konsumen harga gas tersebut melonjak tinggi? Teman-teman di pertamina lalu menjelaskan bahwa melonjatnya harga gas salah satunya disebabkan karena adanya oknum yang curang. Mereka takut akan terjadi kelangkaan gas serta mengambil pesanan gas dalam jumlah yang banyak tanpa memikirkan orang-orang yang juga membutuhkannya. Namun sekarang terdapat brigh gas bewarna pink yang lebih ringan dan harganya juga terjangkau. Tetapi bright gas belum tersebar secara menyeluruh  di daerah-daerah tertentu. Contohnya saja di daerahku. Bisa dibilang bright gas belum ada didaerahku. Yang ada hanya gas elpiji berukuran 3 kg. ibuku yang kesehariannya adalah penjual kue tentu saja membutuhkan gas untuk memenuhi kebutuhan dan penjualan kuenya. Namun seperti yang saya katakan tadi bahwa gas elpiji sudah langka, kalaupun ada harganya begitu mahal.

Selain gas, bensin juga kebutuhan yang tidak  bisa lepas dari kehidupan manusia, terkhususnya  kendaraan berupa mobil dan motor. Bagaimana tidak, jika tidak ada bensin maka kendaraan kita tidak akan bisa berjalan. Jika teman-teman ingin mengisi bensin di pertamina maka teman-teman akan disungguhkan berbagai jenis-jenis yang diproduksi oleh pertamina seperti premium,pertalite,pertamax. Untuk pertamax kualitasnya memang bagus dan jernih tetapi harganya lumayan mahal. Bensin ini cocok untuk kantong orang yang berduit. Untuk pertalite, kualitasnya juga bagus tetapi pertamax mempunyai kualitas yang lebih dari pertalite. Selanjutnya premium, kualitasnya dari pertamax dan pertalite memang labih bagus dari pada premuim tapi harganya lumayan murah untuk kantong mahasiswa. Selain murah, premium juga lumayan banyak.

Adanya pertamina memang memudahkan manusia. Apalagi pertamina sudah mulai tersebar di mana-mana. Ini akan memudahkan kita apabila kehabisan bensin, keberadaan pertamina sangatlah menolong. Selain itu pertamina juga terbuka selama 24 jam non stop yang akan memudahkan apabila kita berpergian jauh dan  kita kehabisan bensin pertamina akan selalu terbuka.Banyangkan saja apabila tidak ada pertamina maka dimana kita akan membeli bensin untuk kendaraan kita.Jika diperhatikan di dekat pertamina juga terdapat supermarket yang sangat membantu apabila kita ingin membeli snack ataupun minuman, selain supermarket biasanya juga terdapat masjid yang bisa kita tempati sholat. Dan pada intinya keberadaan pertamina sangatlah membantu. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved