Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

16 Korban Investasi Bodong di Bone, Sebanyak Ini Kerugiannya

Korban kemudian menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku dengan menjaminkan rumahnya di bank.

Penulis: Justang Muhammad | Editor: Mahyuddin
justang/tribunbone.com
Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam(abu-abu) dan pelaku (orange) 

Laporan Wartawan TribunBone.com, Justang M

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Sedikitnya 16 orang sudah melapor ke Mapolres Bone, Sulawesi Selatan, atas dugaan penipuan investasi bodong yang dilakukan oleh pelaku Arif.

Pelaku Arif Bin Tahir (43) merupakan seorang pedagang, warga Desa Waempubbu, Kecamatan Amali, Bone.

Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam menyebutkan, 16 korban masih satu keluarga dan rata-rata bekerja sebagai pedagang.

"Hingga saat ini ada 16 korban yang kita data dengan kerugiannya Rp 620 juta," kata Kadarislam dalam press rilisnya di Mapolres Bone, Jl Yos Sudarso, Sabtu (16/12/2017) sore

"Yang kita sita dari tersangka ini ada 17 item mulai dari kendaraan, handphone, uang tunai, dan lainnya," ucapnya menambahkan.

Baca: Polres Parepare Selidiki Dugaan Investasi Bodong dengan Modus Penjualan Samurai

Seorang korban Irwan mempercayai pelaku setelah melihat tetangganya memiliki mobil dengan sistem kredit.

Korban kemudian menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku dengan menjaminkan rumahnya di bank.

Setelah tiga bulan, korban menagih pelaku untuk membayarkan kreditnya.

Pelaku mengaku tidak memiliki uang.

"Saya ada empat orang satu keluarga, ipar, saya dan isteri saya diambilkan kendaraan, saya ambil mobil sebagai modal usaha saja," kata Irwan yang menyerahkan Rp 70 juta kepada pelaku.

Baca: Polres Bone Bekuk Pelaku Penipuan, Belasan Mobil Diamankan

Para korban mencurigai pelaku menyalahgunakan uang yang dipercayakan untuk memperkaya diri.

Adapun identitas 16 korban yakni H Rahman, M Tang, H. Dawing, H. Jamaluddin,Harini, Wandi, Hj Samsiar, Irwan, Faisal, Darmawati.

Juga Usman, Yandu, Herman, H. Bustang, Zainal, dan Irwan.

Mereka masih satu keluarga, ada ayah, anak, ipar, kakak, sepupu, dan lainnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved