SKPD Setor Data Abal-abal, Sekda Gowa Naik Pitam
Kondisi itu membuat produk domestik regional bruto (PDRB) Gowa menempati urutan bawah dibandingkan dengan kabupaten lain
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA-Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis, tiba-tiba mengeluarkan nada keras ke beberapa organisasi perangkat daerah SKPD lantaran masih banyaknya SKPD yang menyerahkan data abal-abal ke kantor statistik.
Kondisi itu membuat produk domestik regional bruto (PDRB) Gowa menempati urutan bawah dibandingkan dengan kabupaten lain di Sulsel.
"Masih banyak SKPD yang tidak serius dalam mengelola data, mereka menyerahkan data abal-abal ke Statistik sehingga PDRB kita tertinggal jauh di bandingkan dengan daerah lain, " ujarnya, Rabu (29/11).
Nada keras yang dilontarkan Muchlis itu saat berlangsungnya kegiatan Focus Group Discussion yang digelar Kantor Statistik Gowa dengan Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian, untuk membahas data publikasi Kabupaten Gowa 2017.
Lemahnya pengelolaan data SKPD menurut Muchlis, akan berimbas pada pengambilan kebijakan oleh pimpinan daerah, karena tidak memiliki data yang valid.
"Ini karena faktor kemalasan saja dalam mencatat dan mengelola" katanya.
Dia mencontohkan terkait dengan adanya beberapa investasi yang ada di Gowa, seperti pertumbuhan perumahan, Giant dan perusahaan lainnya yang dinilai dapat mendongkrak PDRB Gowa.
Dirinya harus sedikit marah-marah, karena melihat ada SKPD dalam memberikan data sifatnya asal-asalan. Padahal, melihat pertumbuhan ekonomi Gowa jauh lebih baik jika dibandingkan dengan daerah lainnya.
"Ya, malas saja," katanya lagi.
Karena itu, untuk tahun 2018 dirinya tidak mau melihat lagi data yang dikirim ke Statistik bukan lagi abal-abal.
Bahkan, pihaknya akan terus meminta Dinas Kominfo untuk terus melakukan koordinasi dengan Statistik, sehingga data yang tersaji adalah data ril.
Dia kembali mewanti-wanti OPD untuk bekerja maksimal dalam penyetoran data.
"Saya tidak mau lagi di tahun 2018 PDRB terendah di sulsel," tambahnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/gowa_20171129_184258.jpg)