Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Guru PNS di Kepulauan Pangkep Minim, yang Malas Bakal Dievaluasi

Setelah dihitung, pihaknya akan mendata, termasuk guru yang menumpuk di satu sekolah dan malas akan dievaluasi.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Hasriyani Latif
munjiyah dirga/tribunpangkep.com
Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Muhammad Idris Sira 

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, Munjiyah Dirga Ghazali

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kepulauan Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) minim. Khususnya di tiga kecamatan kepulauan Pangkep, yakni Kecamatan Liukang Kalmas, Liukang Tangayya, dan Liukang Tupabbiring.

Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Muhammad Idris Sira mengaku saat ini pihaknya sedang mendata kebutuhan guru PNS di wilayah kepulauan.

"Kalau guru secara PNS memang di Pangkep kita tidak mencukupi. Solusinya itu kita minta semua UPTD, baik SD, SMP maupun SMA untuk menghitung rata tiap sekolah, 6 guru kelas, 1 guru agama, dan 1 guru olahraga," tuturnya di Pangkajene, Jumat (17/11/2017).

Setelah dihitung, pihaknya akan mendata, termasuk guru yang menumpuk di satu sekolah dan malas akan dievaluasi. "Jadi yang malas di daratan bisa saja dipindahkan ke pulau. Sekarang banyak laporan guru di pulau yang malas, tapi di daratan juga ada yang malas itu semua akan kita evaluasi dan mutasi sesuai petunjuk bupati," jelasnya.

Meski tahun ini Kabupaten Pangkep tidak membuka formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), pihak Dinas Pendidikan berusaha memenuhi pemerataan guru-guru di Pangkep.

Ia menyebut, bukan hanya Pangkep yang kekurangan guru melainkan secara nasional tercatat kekurangan 700 guru saat ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved