Direktur RSUD Andi Makkasau Akui Masih Kekurangan Obat
Ia menuturkan jika gejala kekurangan obat ini masih imbas dari tahun lalu saat dipimpin direktur sebelumnya, dr Muh Yamin.
Penulis: Mulyadi | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur Mulyadi
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE-Seringnya pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau beli obat diluar rumah sakit karena masih adanya kekurangan obat.
Kekurangan RSUD Andi Makkasau hingga saat ini pun diakui Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Andi Makkasau, dr Reny Anggraeni Sari.
"Iya hingga ini masih ada kekurangan obat,"ujarnya, Kamis (16/11/2017).
Ia menuturkan jika gejala kekurangan obat ini masih imbas dari tahun lalu saat dipimpin direktur sebelumnya, dr Muh Yamin.
Tahun ini sendiri, RSUD Andi Makkasau anggarkan sebesar Rp 27,5 miliar untuk pengadaan obat.
Hanya saja kata Reny pengadaan obat itu sifatnya masih asumsi.
"Biayanya bisa saja di atas itu dan bisa saja di bawahnya,"jelasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/obat-diet-berbahaya_20150602_173040.jpg)