Pelatihan Public Speaking Polda Sulsel, Polisi Curhat 'Wartawan Abal-Abal'
Pelatihan ini dihadiri seluruh Kapolsek dan Binmas di jajaran Polda, yakni Makassar, Takalar, Maros, Gowa dan Pangkep.
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polda Sulsel menggelar pelatihan Public Speaking Multimedia, di lantai 2 Aula Polda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan Km.16 Makassar, Senin (13/11/2017).
Pelatihan yang digelar Bidang Humas Polda ini, hadirkan seluruh Kapolsek dan Binmas di jajaran Polda, yakni Makassar, Takalar, Maros, Gowa dan Pangkep.
Selama pelatihan Public Speaking Multimedia ini, hampir semua peserta seperti Kapolsek, mengeluhkan ada oknum wartawan yang selalu meminta uang.
"Saya dari polres takalar. Disana biasa ada oknum wartawan yang ke kantor sering wawancara tapi setelah itu dia minta uang," ujar polisi berpangkat AKP.
Perwira berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) yang disamarkan namanya itu, mengaku, oknum wartawan jenis ini biasanya muncul sebulan dua kali.
"Saya minta maaf, tapi wartawan jenis ini yang nantinya akan merusak profesi wartawan lainnya, kami mengharapkan agar dewan pers bisa cek," lanjutnya.
Tidal hanya di Takalar, salah seorang petugas Binmas jajaran Polres Pangkep Kepulauan, berpangkat Brigadir Kepala (BRIPKA) mengakui hal yang sama.
Namun, polisi berpangkat BRIPKA itu menjelaskan, oknum wartawan seperti ini biasanya kalau diajak untuk meliput kegiatan, selalu minta uang transportasi.
"Iya pak, di pangkep kepulauan itu kalau mau ajak wartawan, sering ada oknum wartawan yang minta uang, kami tidak punya uang kasian," jelas polisi itu.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani menjelaskan, tujuan dari pelatihan Public Speaking Multimedia, adalah untuk mengolah informasi.
"Kita buat pelatihan ini agar petugas dilapangan tahu mengolah informasi, karena mereka inilah yang selalu ada dilapangan," kata Kombes Pol Dicky.
Melalui pelatihan ini, diharapkan agar peserta dari Kapolsek dan juga Binmas jajaran Polda Sulsel ini, agar bisa paham bagaimana mengelolah informasi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/psips_20171113_193434.jpg)