Gas Elpiji 3 Kg Juga Langka di Distributor Maros, 'Suplai Hanya 3 Kali Sepekan'
Pembatasan suplai tabung gas elpiji 3 kilogram yang dilakukan oleh Pertamina, berdampak pada pendistribusian di Maros
Penulis: Ansar | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN TIMUR.COM, MAROS- Pembatasan suplai tabung gas elpiji 3 kilogram yang dilakukan oleh Pertamina, berdampak pada pendistribusian di Maros, Kamis (9/11/2017).
Hal tersebut meresahkan distributor elpiji dan warga di Maros. Kurangnya pasokan elpiji terjadi sekitar sepekan terakhir.
Seorang distributor elpiji, Amir berharap agar pihak Pertamina kembali menormalkan suplai elpiji 3 kilogram supaya kelangkaan tidak terjadi lagi. Jika hal ini terus terjadi, maka pengusaha terancam rugi.
"Kebijakan pertamina dalam membatasi suplai elpiji sangat kami rasakan. Penjualan kami ke warga juga berkurang. Langganan kami sudah sering mempertanyakan hal ini," katanya.
Meski suplai berkurang, namun permintaan konsumen terus meningkat. Distributor belum mengetahui alasan Pertamina, mengurangi pasokan gas.
Sebelum mengalami kelangkaan, distributor menerima pasokan gas setiap hari. Namun, beberapa hari terakhir, distributor hanya mendapatkan tiga kali sepekan.
"Biasanya kami terima gas setiap hari sekitar 150 tabung. Saat ini kami hanya menerima suplai tiga kali sepekan dari pertamina. Jumlahnya juga sekitar 50 tabung," katanya.
Meski kelangkaan belum terjadi secara signifikan, namun pengusaha berharap permasalahan tersebut segera diselesaikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/maros_20171109_171540.jpg)