Dipolisikan oleh Perak Sulsel, Danny Pomanto Ancam Balik Pelapornya
Menurutnya, dana itu bukan tidak digunakan, tetapi sudah ditender beberapa kali namun gagal.
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengancam balik pihak yang melaporkan Pemerintah Kota Makassar ke Polda Sulsel atas tuduhan penyelewengan dana umroh gratis tahun 2016 dan 2017.
Menurut Danny, tindakan tersebut hanya mencari gara-gara karena apa yang dituduhkan tidaklah benar.
"Laporkan saja, dananya ada kok. Ini semua bagian dari cari gara-gara, toh dananya ada kok, tak ada kurang. Periksa baik-baik dulu jangan sampai jadi hoax, hati-hatiki," kata Danny, Senin (6/11/2017).
Menurutnya, dana itu bukan tidak digunakan, tetapi sudah ditender beberapa kali namun gagal.
"Perhatikan baik-baik karena kami juga mulai keras, kalau hoax akan kami lapor," tegas Danny.
Danny justru mengkritik para pelapornya itu yang tidak tertarik melaporkan kasus penyerobotan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) Kota Makassar yang menurutnya memiliki banyak bukti.
"Justru saya tanyakan kenapa mereka tidak tertarik soal fasum fasos yang jelas-jelas ada buktinya, kenapa tidak tertarik ke situ," ujar Danny.
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pembela Rakyat (Perak) Sulsel, melaporkan adanya indikasi korupsi dana Umroh gratis tahun anggaran 2016 dan 2017 Pemerintah Kota Makassar sebesar Rp4 miliar, ke Polda Sulsel, Jumat (3/11/2017).
Ketua Umum Perak Sulsel, Adiarsi MJ mengaku, pihaknya melaporkan hal itu dengan cara menyurati langsung ke Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono.
Dalam isi surat yang ditujukan kepada Kapolda Sulsel, adalah hasil investigasi dan monitoring terhadap pelaksanaan Umroh Gratis oleh Pemkot Makassar.
Pelaksanaan itu dilakukan pada 2016 dan 2017. Dengan total angharan 4 Milyar, tapi hingga saat ini orang yang akan ikuti kegiatan itu tidak berangkat.
Adiarsi menjelaskan, pemberian Umroh Gratis, melalui undian dari kewenangan dari Walikota Makassar, Danny Pomanto sepanjang lolos syarat dan verifikasi.
"Laporan itu sebagai langkah awal kami, sembari mencari data tambahan dan bukti berikutnya," ungkap Adiarsi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/dtoo_20170821_231044.jpg)