Disebut 'Murtad Partai', Saad Akmal: Saya Tidak Ingin Main Dua Kaki dalam Berpolitik
Kader Partai Amanat Nasional (PAN) Sinjai, Sulawesi Selatan Saad Akmal tersinggung setelah diibaratkan sikapnya seperti orang murtad.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI-- Kader Partai Amanat Nasional (PAN) Sinjai, Sulawesi Selatan Saad Akmal tersinggung setelah diibaratkan sikapnya seperti orang murtad.
Saad Akmal memilih mundur sebagai Ketua Bapilu PAN Sinjai karena berbeda pilihan di Pilkada Sinjai.
Baca: Mundur Sebagai Ketua Bappilu PAN Sinjai, Saad Akmal: Ingin Total Dukung Andi Fajar Yanwar
Pernyataan 'murtad' itu dikatakan Sekretaris PAN Sinjai Hamzah Rahim
" Saya tidak suka disebut seperti orang murtad. Tidak boleh masalah politik disandingkan kata murtad. Saya ini sekali mengatakan merah-merah tidak pernah main dua kaki dalam berpolitik," kata Saad Akmal, Senin (23/10/2017).
Siang tadi, Hamzah Rahim menasehati Saad agar tidak meninggalkan partai.
Sebab jika meninggalkan PAN nantinya lalu masuk lagi, maka diibaratkan seperti murtad.
Perkataan Hamzah itu rupanya tak diterima oleh Ketua Bappilu PAN Sinjai ini Saad Akmal dan langsung menandatangani surat penandatanganan pengunduran dirinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sinjai_20171023_174830.jpg)