VIDEO: Ini Penjelasan Manajemen Lapangan Bekraf Tentang IKKON Toraja Utara
Survei dilakukan selama berbulan-bulan mencari komunitas pengrajin untuk bengembangkan ekonomi kreatif.
Penulis: Risnawati M | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNTORAJA.COM, BUNTULOBO - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bersama Pemkab Toraja Utara meluncurkan program Inovatif dan Kreatif Melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) Toraja Utara dirangkaikan dengan Peluncuran Toraja Coffee Experience di Desa Balandong, Lembang Buntulobo, Kecamatan Sesean, Torut pada Kamis (19/10/17) siang.
Dihadiri oleh 12 anggota BEKRAF, antara lain Christina Cansia Tandilino selaku Kabid Usaha Micro Kecil Menengah Pada Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM mewakili Pemda Torut, CU Koperasi Sauan Sibarrung selaku patner lokal, Kepala Camat, Kepala Lembang, tamu undangan serta masyarakat desa.
Sudah empat bulan kerjasama BEKRAF dan Pemda berlangsung, dari mulainya program ini pada bulan Juli sampai Oktober, dan ini adalah kegiatan terakhir di Torut.
Ada lima daerah yang terpilih di Indonesia, salah satunya di Toraja Utara.
Survei dilakukan selama berbulan-bulan mencari komunitas pengrajin untuk bengembangkan ekonomi kreatif.
"Dukungan dari pemda hanya menyiapkan penginapan dan konsumsi selama mereka di Toraja, selebihnya dana mereka," ungkap Christina.
"Mereka memilih balandong diarahkan oleh CU Sauan Sibarrung yaitu komunitas yang sudah berbasis kerakyatan yang sebagai patner lokalnya."
"Tujuannya ingin mengangkat seluruh potensi daerah, mengembangkan ekonomi kreatif dari wisatanya, produk unggulannya, dan potensi lokal yg ada.
Adapun cinderamata yang BEKRAF buat dari tulang kerbau, diberikan oleh Bupati Torut dan CU Sauan Sibarrung dan masih banyak hasil karya yang dibuat.
"Harapan dari kami semoga masyarakat bisa bekerjasama, tidak terputus hubungan antara masyarakat, pemerintah, CU SS dan BEKRAF," tambah Christina"