Mau Katakan Putus yang Bisa Diterima Pasangan? Ikuti Cara Ini
Bila Anda pernah mengalam situasi tersebut, pasti memahami bagaimana merasa tertekannya untuk membuka pembicaraan.
TRIBUN-TIMUR.COM - Setiap pasangan menjalin hubungan dengan alasan suka sama suka, adanya rasa cinta, dan masih banyak lagi.
Namun seiring berjalannya waktu, terkadang rasa cinta itu memudar.
Meski perasaan cinta mulai pudar, ditambah dengan rasa muak akan sikap si dia, tapi mengakhiri hubungan bukan hal yang mudah, terutama bila masih ada rasa kasihan dengan pasangan.
Bila Anda pernah mengalam situasi tersebut, pasti memahami bagaimana merasa tertekannya untuk membuka pembicaraan.
Baca: Antisipasi Penonton Membludak, Panpel Siapkan Layar Raksasa
Apakah mengucapkan putus sebelum makan malam?
Setelah makan malam? Ataukah bertemu di suatu tempat, dan kemudian berpisah jalan setelah kata putus? Lantas, bagaimana cara terbaik untuk mengucapkan kata putus?
Menurut riset dari Brigham Young University dan University of South Alabama, sebagian besar orang memilih pendekatan langsung ketika menerima berita buruk.
Jika disampaikan dengan terbuka dan jelas, banyak orang justru bisa menerima kabar buruk tersebut.
Kesimpulan itu didapatkan dari penelitian yang melibatkan145 orang. Para responden itu diberikan kabar buruk yang berbeda.
Baca: BREAKING NEWS: Berikut Susunan Pemain PSM vs Persib, Titus Bonai Starter
Kemudian, para peserta mencatat hal yang paling penting dalam penilaiannya terhadap kabar buruk yang mereka terima.
Hasilnya, orang menghargai sesuatu yang jelas dan terus-terang dibandingkan karasteritik lain, seperti bersikap perhatian dan masuk akal.
Sementara untuk hubungan sosial, para peneliti menemukan orang butuh jeda atau jarak sebelum hubungan berakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/putus_20171015_193747.jpg)