BPOM Mamuju Galang Dukungan Komitmen Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal
Hal tersebut merupakan langkah BPOM dalam upaya meningkatkan pengawasan peredaran obat-obatan ilegal di wilayah Sulbar.
Penulis: Nurhadi | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi
TRIBUNSULBAR.COM, SIMBORO - Balai Pengobatan Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju menggalang dukungan komitmen aksi nasional pemberatasan obat ilegal dan pengalahgunaan obat, Rabu (4/10/2017).
Dukungan komitmen berupa penandatanganan bersama di atas spanduk.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Lantai II Kantor Gubernur Sulbar, Jl Abd Malik Pattana Endeng, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulbar.
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Reserse Narkoba Polda Sulbar, Kombes Pol Anwar dan jajarannya, Kadis Kesehatan Sulbar dr Ahmad Azis, BNNP Sulbar dan perwakilan ormas dI Mamuju.
Kepala BPOM Sulbar Neti Nurmuliawati mengatakan, hal tersebut merupakan langkah BPOM dalam upaya meningkatkan pengawasan peredaran obat-obatan ilegal di wilayah Sulbar.
Baca: Ditresnarkoba Polda Sulbar Bekuk Pengedar Obat PCC di Mamuju
"Alhamdulillah sejauh ini sebenarnya kita masih aman-aman kalau soal penjualan obat ilegal di apotek, tapi kami tetap intens melakukan pengawasan," kata Neti kepada TribunSulbar.com.
Neti berharap, BPOM selalu mendapat dukungan dari lintas sektor terkait pengawasan peredaran olat-obat ilegal yang membahayakan bagi kesehatan.
"Terkait pencegahan ini, Balai POM sendiri tidak mungkin bisa bekerja sendiri, olehnya kita membutuhkan dukungan dari semua stekholder demi menyelamatkan Sulbar dari bahaya obat ilegal," tuturnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bpom-sulbar_20171004_174754.jpg)