Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ngaku Tim Sukses Calon Gubernur, Upik Curi Motor Warga Bantimurung, Begini Modusnya

Pelaku lalu, meminjam motor dan ponsel Mansyur dengan alasan akan ke warung untuk membeli nasi bungkus. Tapi tidak kembali

Penulis: Ansar | Editor: Suryana Anas
SRIWIJAYA POS/IST
Ilustrasi pencuri motor 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Seorang warga, Upik dilaporkan ke Polsek karena mencuri sebuah motor Yamaha Fino DD 4517 DM milik Mansyur di desa Tukamasea, Kecamatan Bantimurung, Selasa (26/9/2017).

Awalnya, pelaku mengaku sebagai tim pemenangan salah seorang calon Gubernur Sulsel, dan sementara memasang spanduk dan baliho 

Pelaku lalu, meminjam motor dan ponsel Mansyur dengan alasan akan ke warung untuk membeli nasi bungkus. Namun pelaku tidak mengembalikan motor tersebut.

Hal ini membuat korban meminta bantuan hukum ke LBH Salewangang untuk melaporkan pelaku ke Polisi. Hal ini dikatakan oleh Ketua Devisi Penanganan Perkara Hukum Pidana, LBH Salewangang, Umar.

"Setelah kami menerima aduan dari koban, akhirnya kami melaporkan kejadian tersebut pihak kepolisian. Kejadiannya sejak Sabtu pekan lalu, tapi sampai sekarang, pelaku tidak berinisiatif mengembalikan motor," kata Umar.

Padahal sebelum melaporkan hal tersebut ke Polisi, Mansyur berupaya untuk meminta dikembalikan motornya. Tapi tidak digubris oleh pelaku.

"Pelaku ini menyimpan motor mogoknya sebagai jaminan. Tapi mau diapakan itu motor.  Korban ingin motornya dilembalikan oleh pelaku," katanya.

Umar mengetahui persis kehidupan pelaku. Dia sering keluar masuk penjara, karena kasus pencurian dan begal.

Umar  meminta pihak kepolisian untuk segera mencari pelaku. Pasalnya, selain merugikan warga, calon Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang juga dirugikan.

Sementara, salah satu tim pemenangan Agus Arifin Nu'mang di Maros, Reza, membantah, jika Upik merupakan anggotanya.

Saat hari kejadian, Upik memang mendatangi posko AAN Maros dan mengaku sebagai relawan di Bantimurung. Upik lalu meminta Banner dan spanduk untuk dipasang di Desa Tukamasea.

"Dia mengaku sebagai relawan di Bantimurung, makanya kami memberikannya beberapa banner dan spanduk untuk dipasang disana," katanya.

Saat mengambil bunner, Upik mengaku sebagai Adi, seorang warga Desa Tukamasea. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved