Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ini Beberapa Cara Identifikasi Berita Hoax

berita hoax atau berita bohong yang tersebar di media sosial (Sosmed), publik bisa mengidentifikasi dengan beberapa cara yang sederhana.

Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Anita Kusuma Wardana
DARUL AMRI
Dialog "Stop Hoax, Stay Positive, di Warkop Independen Jl Toddopuli 7, Senin (25/9/2017) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Aliansi Jurnalis Indipenden (AJI) Makassar, Agam Sofyan mengatakan publik bisa mengidentifikasi sebuah berita apakah hoax atau tidak.

Hal itu dikatakan Agam saat menjadi pembicara saat Dialog "Stop Hoax, Stay Positive, di Warkop Independen Jl Toddopuli 7, Senin (25/9/2017) siang.

Menurut Agam, berita hoax atau berita bohong yang tersebar di media sosial (Sosmed), publik bisa mengidentifikasi dengan beberapa cara yang sederhana.

"Seperti mengecek narasumbernya itu, apakah terpercaya atau tidak, berita itu biasanya menyentuh ranah agama, judul juga yang sering bombastis," katanya.

Diskusi atau dialog ini ialah rutin yang selalu digelar pihak Pemerintah Kota Makassar, dua kali selama satu bulan.

Lanjut Agam, selain bisa identifikasi beritanya melalui beberapa hal tersebut. Publik juga bisa mengecek langsung ke Google, seperti Google Feedback.

"Ini yang mesti hati-hati publik lihat berita-berita atau artikel dan sangat bisa untuk menyaring berita tersebut, agar nanti tidak berita bohong," jelasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved