Dianggap Emosional Saat Ikut Rapat, Ini Kritik Warga Terhadap Taufan Pawe
Sikap emosional yang ditunjukkan Wali Kota Parepare di rapat paripurna, di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare
Penulis: Mulyadi | Editor: Ardy Muchlis
Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE- Aksi marah-marah Wali Kota Parepare, Taufan Pawe dalam rapat paripurna penyerahan KUA-PPAS 2017 menjadi perbincangan Warung Kopi (Warkop), Rabu (20/9/2017).
Sikap emosional yang ditunjukkan Wali Kota Parepare di rapat paripurna, di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Rabu (20/9/2017) dianggap tidak memcerminkan pribadi seorang kepala daerah.
"Bagaimana kerasnya kritikan apalagi di rapat resmi seharusnya seorang wali kota tipikal tidak seperti itu,"ujar salah pengunjung Warkop di Parepare Ruslan.
Sebelumnya Taufan Pawe menunjukkan emosional dihadapan belasan anggota dewan.
Taufan diinterupsi legislator Gerindra, Andi Taufan Armas.
Dalam keadaan marah-marah, Taufan Pawe melontarkan bahwa dirinya siap menanggung resikonya politik dengan intonasi suara tinggi.
Saat Taufan Armas berusaha melakukan intrupsi lagi, Wali Kota Parepare semakin emosi dan meminta Taufan Armas untuk bicara nanti.
"Kalau saya tidak punya hak, tidak usah saja pak, saya langsung serahkan saja,"katanya sambil membanting-banting naskah yang dipegangnya diatas podium.
Belasan anggota dewan yang hadir pun hanya terdiam dan sebagian hanya bertunduk.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/parepae_20170919_144822.jpg)