Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mualaf dan Beda Agama dengan Keluarga, Tak Disangka Doa Artis Cantik ini Saat Ibunya Meninggal

Ibunda tercintanya, Nurmiati Siahaan, meninggal dunia pada Minggu (17/9/2017) akibat penyakit kanker payudara yang sudah lama menggerogotinya

Editor: Ilham Arsyam
Natalie Sarah 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kabar duka datang dari keluarga pesinetron Natalie Sarah.

Ibunda tercintanya, Nurmiati Siahaan, meninggal dunia pada Minggu (17/9/2017) akibat penyakit kanker payudara yang sudah lama menggerogotinya

"Iya bener. Tadi jam 17.30 WIB karena cancer," ujar Natalie, saat dihubungi, Senin (18/9/2017).

Natalie menceritakan ibundanya telah menjadi pasien kemoterapi akibat penyakit kanker yang diderita sejak tujuh tahun terakhir.

Namun karena penyakit sudah menyebar ke paru-paru dan jantung, nyawanya tidak tertolong.

"Sudah diangkat (tapi) terus ada lagi cancer-nya sejak Januari kemarin. Terus mulai Maret sampai Juni sudah (dilakukan) pengobatan. Cuma selagi menjalani kemo ada penyakit baru, gejala stroke. Nah karena ada penyakit baru itu makanya dia drop," ungkapnya.

Akibat penyakit tersebut Nurmiati tidak bisa lagi menggerakkan kakinya untuk berjalan.

Begitu pun dengan lidahnya yang menjadi cadel hingga lama-kelamaan tidak bisa ngomong.

"Perutnya udah nggak bisa cerna apa-apa. Jadi kayak udah nggak bisa. Tadi aja dokter bilang udah nyerah. Dokter bilang tinggal tunggu mukjizat aja," ucapnya.

Sementara itu dalam sebuah acara, Natalie Sarah sempat mengungkap jika dirinya tak ikut campur dalam prosesi pemakaman sang ibu lantaran memiliki keyakinan yang berbeda.

"Dimakaminnya hari Selasa, karena Kristen.
Terus sekarang rumah dukanya di Pondok Kelapa.
Aku nggak tahu, kan aku Muslim.
Acaranya aku nggak tahu juga, soalnya yang ngatur keluarga besar aku," ucapnya.

Diketahui, Natalie Sarah menjadi seorang mualaf sejak tahun 2001 silam.

Keputusannya menjadi seorang mualaf bukanlah karena ajakan kawannya.

Dikutip dari blog islami, Natalie mengaku pernah bermimpi membaca surat Al Fatihah dan bertemu dengan seorang kakek memakai jubah putih.

Orang yang ia jumpai dalam mimpi itu berpesan bahwa seandainya ketakutan, sakit atau apapun ia disuruh membaca surat Al Fatihah.

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved